Pelanggaran Maksim Cara dalam Kualifikasi Lowongan Kerja Paruh Waktu di Instagram @parttimemagelang.id
DOI:
https://doi.org/10.29240/estetik.v9i2.17688Keywords:
Maxim of manner, implicature, InstagramAbstract
Kualifikasi lowongan kerja perlu disampaikan secara jelas agar pelamar dapat memahami persyaratan pekerjaan. Ungkapan yang tidak disertai penjelasan yang memadai berpotensi menimbulkan perbedaan penafsiran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelanggaran maksim cara (Grice) dalam kualifikasi lowongan kerja paruh waktu di Instagram @parttimemagelang.id serta menafsirkan kemungkinan implikatur berdasarkan konteks unggahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari 46 unggahan periode Januari-Mei 2026 melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 17 unggahan yang mengandung pelanggaran maksim cara dengan total 18 kemunculan. Pelanggaran tersebut diklasifikasikan ke dalam tiga submaksim, yaitu ketidakjelasan makna, ambiguitas, dan ketidakberaturan informasi. Ketidakjelasan makna ditandai dengan ungkapan tanpa tolok ukur yang jelas, seperti cekatan. Ambiguitas ditemukan pada ungkapan yang memungkinkan lebih dari satu penafsiran bertolak belakang namun dapat diterima, seperti waktu fleksibel. Sementara itu, ketidakberaturan informasi ditandai penundaan penyampaian informasi, seperti jam kerja: dibahas saat interview. Analisis implikatur dilakukan sebagai analisis pendukung dengan mempertimbangkan konteks unggahan. Temuan ini menunjukkan pentingnya penyampaian kualifikasi pekerjaan dengan penjelasan yang lebih spesifik agar informasi dapat dipahami secara lebih pasti oleh calon pelamar.
Downloads
References
Abadi, S. C., Salliyanti, & Siregar, A. (2024). Kepatuhan dan Pelanggaran Prinsip Kerja Sama Grice pada Podcast Denny Sumargo di YouTube: Kajian Pragmatik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 6265–6272.
Alvianto, R., & Indrawati, D. (2022). Implikatur Percakapan dalam Channel YouTube Kowardan-19: Kajian Pragmatik. Jurnal Sapala, (3), 74–84.
Anandari, E., Tanjung, Y. R., & Prameswari, J. Y. (2024). Pelanggaran Prinsip Kerja Sama pada Unggahan Akun Instagram @Dennysiregar (Kajian Prakmatik). DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 4(4), 682–697. https://dmi-journals.org/deiktis/index
Ashraf, R., Albeshr, M., Badreddine, S., Alammari, H., Khan, M. M. S., & Khan, Y. (2026). Signalling and Constructing Innovation Capability through Digital Recruitment Communication. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 12(2). https://doi.org/10.1016/j.joitmc.2026.100793
Citra, Y., & Fatmawati. (2021). Alasan Pelanggaran Prinsip Kerja Sama Grice dalam Program Mata Najwa di Trans 7. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 7(2), 437–448.
Dewi, D. M., & Nursiyono, J. A. (2023). Pengaruh Online Adversiting terhadap Pencarian Kerja di Indonesia (Studi Kasus: jobs.id dan Google Trends). Jurnal Sains, Nalar, Dan Aplikasi Teknologi Informasi, 3(1), 8–15. https://doi.org/10.20885/snati.v3i1.26
Fadli, I., & Kasmawati. (2020). Maksim Kerja Sama Berbahasa Model Grice dalam Peristiwa Tutur di Pasar Tramo Kabupaten Maros: Kajian Pragmatik. IDIOMATIK: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 67–72.
Fatin, F. (2020). Penggunaan Prinsip Kerja Sama Grice dalam Acara Hitam Putih “Pahlawan Veteran Indonesia.” Konfiks:Jurnal Bahasa, Sastra & Pengajaran, 7(2), 1–8. https://doi.org/10.26618/jk.v7i2.4460
Fatmawati, & Ningsih, R. (2022). Alasan Pelanggaran Maksim Cara/Pelaksanaan dalam Prinsip Kerja Sama Grice pada Budaya Masyarakat Riau. Sintaks: Jurnal Bahasa & Sastra Indonesia, 2(2), 130–136.
Grice, H. P. (2004). Logic and Conversation. University College London.
Guntoro, R. S., Pratiwi, E. S., Ramadhani, D. D. S., & Hermandra. (2026). Kesantunan Berbahasa pada Percakapan Pedagang dan Pembeli di Pasar Tradisional Arengka Pekanbaru. ESTETIK: Jurnal Bahasa Indonesia, 9(1), 585–598. https://doi.org/10.29240/estetik.v9i1.15332
Handatika, D. T., Rosita, F. Y., & Pancarrani, B. (2025). Penerapan dan Penyimpangan Maksim Kerja Sama Grice dalam Podcast Sule Bersama Rizwan Media Sosial YouTube: Analisis Pragmatik. BLAZE: Jurnal Bahasa Dan Sastra Dalam Pendidikan Linguistik Dan Pengembangan, 3(2), 179–187. https://doi.org/10.59841/blaze.v3i2.2739
Hidayat, R., & Pangesti, H. W. (2024). Motivasi Keakraban dalam Pelanggaran Kesopanan pada Iklan Sampo Head and Shoulders: Kajian Pragmatik. ESTETIK: Jurnal Bahasa Indonesia, 7(1), 87–108. https://doi.org/10.29240/estetik.v7i1.9853
K, H. W. (2014). Penggunaan Maksim Cara dalam Novel Masih Ada Kereta yang Akan Lewat karya Mira W dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Keterampilan Berbicara di SMA. Skripsi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Laukkarinen, M. (2023). Social Media as a Place to See and Be Seen: Exploring Factors Affecting Job Attainment via Social Media. The Information Society, 39(4), 199–212. https://doi.org/10.1080/01972243.2023.2199418
Mahmudah, R., & Gozali, I. (2018). Pesan Ramah dalam Meme Akun Instagram Jaringan Gusdurian dan Fihril (Kajian Pragmatik). ESTETIK: Jurnal Bahasa Indonesia, 1(2), 117–134.
Mahsun. (2017). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan, Strategi, Metode, dan Tekniknya (Edisi ke-2). Rajawali Pers. www.rajagrafindo.co.id
Mubarak, D. N., Wildani, M. M., Majiddin, M., & Puspita, A. R. (2026). Pelanggaran Maksim Kerja Sama dalam Interaksi Warganet pada Unggahan Instagram @kompascom. Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 4(2), 01–18. https://doi.org/10.61132/bima.v4i2.2790
Naschah, A. F., Rahmawati, D., & Triasih. (2020). Kesalahan Berbahasa pada Teks Berita Covid-19 di Media Daring CNN Indonesia. ESTETIK: Jurnal Bahasa Indonesia, 3(2), 93. https://doi.org/10.29240/estetik.v3i2.1586
Nasution, M. M., Izar, J., Afria, R., & Putri, Y. E. (2023). Prinsip Kerjasama pada Keterangan Saksi Susi Asisten Rumah Tangga Ferdy Sambo pada Sidang Lanjutan Bharada Eliezer Ditinjau dengan Kajian Pragmatik. Jurnal Sastra Indonesia, 12(1), 31–39. https://doi.org/10.15294/jsi.v12i1.65038
Novita, R. Y., & Rosidah, C. T. (2025). Analisis Penggunaan Bahasa Gaul dalam Media Sosial terhadap Pemahaman Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar. ESTETIK: Jurnal Bahasa Indonesia, 8(1), 69–85. https://doi.org/10.29240/estetik.v8i1.12717
Pramelia, T., & Mulatsih, S. (2021). Maxim of Manner Violation of Cooperative Principles Used By The Characters in “Taken” Movie. Undergraduate Conference on Language, Literature, and Culture, 1(1), 155–160. http://publikasi.dinus.ac.id/index.php/unclle
Pulungan, M. N. (2021). Prinsip Kerja Sama Grice dalam Novel Raumanen Karya Marianne Katoppo. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran, 10(1), 15–24. http://jurnal.unsur.ac.id/ajbsi
Putri, A. A., Khotimah, K., & Azika, T. (2024). Pentingnya Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar dalam Interaksi Sosial. JIMU: Jurnal Ilmiah Multi Disiplin, 3(2), 3031–9498.
Rahardi, K. (2018). Pragmatik: Kefatisan Berbahasa sebagai Fenomena Pragmatik Baru dalam Perspektif Sosiokultural dan Situasional. Erlangga.
Raharja, R. S., & Dewi, T. U. (2025). Ambiguity of Humor Discourse in Indra Frimawan Content in Comika.id. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, Dan Pengajaran, 9(2), 185–197. https://doi.org/10.29407/jbsp.v9i2.7
Sahara, S. (2023). Prinsip Kerja Sama Grice dalam Program Acara Master Chef Indonesia di RCTI. Skripsi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup.
Siagian, A. S. B., Hidayati, R., Said, N. N., Batubara, N. A., & Simbolon, F. (2025). Implikatur Percakapan dalam Fenomena Humor Digital pada Program Televisi “Lapor Pak”: Suatu Kajian Pragmatik. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(4), 5425–5438. https://dmi-journals.org/deiktis/index
Simangunsong, S. S., Purba, A., & Priyanto, P. (2026). Implikatur Percakapan Sindiran Pada Komunitas Batak Toba Parsahutaon Dos Roha Lintas Timur Perumahan Aurduri: Kajian Pragmatik. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 5(1), 4340–4351. https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6766
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulistianing, T. D., Astuti, C. W., & Setiawan, H. (2022). Penyimpangan Prinsip Kerja Sama Grice dalam Percakapan Jual Beli di Pusat Perbelanjaan Ponorogo. Jurnal LEKSIS, 2(1), 26–34.
Syadhana, J. P., Perbawasari, S., & Hafiar, H. (2020). Perencanaan Strategi Media Sosial Akun Instagram @peopleattiket oleh PT. Global Tiket Network. Jurnal Manajemen Komunikasi, 5(1), 36–59.
Tambunan, E. B., Nababan, I., Simatupang, R., Simaremare, A., Sihombing, Y. E., Limbong, E., & Harianja, A. P. (2023). Perancangan Aplikasi Lowongan Kerja Berbasis Web. SNISTIK : Seminar Nasional Inovasi Sains Teknologi Informasi Komputer, 1(1), 136–140.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Nur Nuzula Ramadani, Mursia Ekawati, Hari Wahyono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





