Mengoptimalkan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa SMA Melalui Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT)
DOI:
https://doi.org/10.29240/estetik.v9i2.17361Keywords:
Culturally Responsive Teaching, teks deskripsi, kemampuan menulis, budaya lokalAbstract
Rendahnya kemampuan menulis teks deskripsi siswa masih menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di jenjang sekolah menengah atas. Kesulitan dalam menemukan ide, mengembangkan gagasan, serta kurangnya keterkaitan materi pembelajaran dengan pengalaman nyata peserta didik menyebabkan hasil tulisan siswa belum optimal. Salah satu pendekatan yang dinilai mampu mengatasi permasalahan tersebut adalah Culturally Responsive Teaching (CRT), yaitu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan latar belakang budaya dan pengalaman peserta didik ke dalam proses belajar. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan potensi pendekatan Culturally Responsive Teaching dalam mengoptimalkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa SMA berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan dan analisis berbagai artikel ilmiah, prosiding, serta buku yang relevan dengan topik penelitian. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis temuan-temuan penelitian yang berkaitan dengan implementasi CRT dalam pembelajaran menulis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan CRT mampu membantu siswa menggali dan mengembangkan ide berdasarkan pengalaman budaya yang dimiliki, meningkatkan motivasi dan keterlibatan dalam pembelajaran, memperkaya penguasaan kosakata, serta menghasilkan teks deskripsi yang lebih autentik dan kontekstual. Selain meningkatkan kemampuan menulis, pendekatan ini juga berkontribusi terhadap penguatan identitas budaya dan pengembangan literasi kontekstual peserta didik. Oleh karena itu, Culturally Responsive Teaching dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk mengoptimalkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa SMA sekaligus mendukung terciptanya pembelajaran Bahasa Indonesia yang inklusif, bermakna, dan berorientasi pada pelestarian budaya lokal.
Downloads
References
Dalman. (2018). Keterampilan Menulis. Jakarta: Rajawali Pers.
Fasirah, H., & Fitri, S. (2025). Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi. Indonesian Language Teaching & Literature Journal, 3(1), 10–16.
Forenja, P., Iskandar, D., & Ramli. (2025). Pendekatan Culturally Responsive Teaching dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Indonesian Language Education and Literature, 11(1).
Gay, G. (2018). Culturally Responsive Teaching: Theory, Research, and Practice (3rd ed.). New York: Teachers College Press.
Graham, S. (2019). Changing How Writing Is Taught. Review of Research in Education, 43(1), 277–303.
Keehne, C. N. K., Sarsona, M. W., Kawakami, A. J., & Au, K. H. (2018). Culturally Responsive Instruction and Literacy Learning”. Journal of Adolescent & Adult Literacy, 62(2), 141–150.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Desain Pengembangan Literasi dalam Pembelajaran. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kosasih, E. (2021). Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK. Bandung: Yrama Widya.
Ladson-Billings, G. (1995). Toward a Theory of Culturally Relevant Pedagogy. American Educational Research Journal, 32(3), 465–491.
Nurjamal, D., Sumirat, W., & Darwis, R. (2019). Terampil Berbahasa: Menyusun Karya Tulis Akademik. Bandung: Alfabeta.
Safitri, L., & Wismanto, A. (2025). Culturally Responsive Teaching untuk Pemahaman Budaya pada Pembelajaran Teks Hikayat. Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 9(1).
Setiawan, S., Rahmadani, N. P., & Hanafi. (2025). A Systematic Review of Culturally Responsive Teaching in Global and Indonesian Contexts. ELLITE: Journal of English Language, Literature, and Teaching.
Suwarti, I., Muliastuti, L., & Marliana, N. L. (2025). Systematic Literature Review: A Culturally Responsive Teaching Approach to Improving Writing Skills. Proceeding of International Conference on Innovation, Reflection, and Creativity in Arts, Literature, and Language Education.
Tarigan, H. G. (2013). Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Rizal, Nurlaksana Eko Rusminto, Sumarti, Mulyanto Widodo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





