Citra Perempuan pada Legenda Putri Dayang Merindu

Authors

  • Septa Ahmad Santoso Universitas Lampung, Indonesia
  • Muhammad Fuad Universitas Lampung, Indonesia
  • Siti Samhati Universitas Lampung, Indonesia
  • Munaris Universitas Lampung, Indonesia
  • Edi Suyanto Universitas Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29240/estetik.v9i2.17265

Keywords:

citra perempuan, feminisme, legenda, putri dayang merindu

Abstract

Kajian mengenai citra perempuan dalam karya sastra, khususnya cerita rakyat, dapat membuka pemahaman masyarakat terhadap kedudukan, peran, dan representasi perempuan dalam kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra tokoh utama perempuan dalam legenda Putri Dayang Merindu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan kata, frasa, kalimat, dan narasi yang menggambarkan citra tokoh Putri Dayang Merindu. Data diperoleh melalui teknik baca dan catat. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan sementara, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Putri Dayang Merindu dicitrakan sebagai perempuan yang memiliki kompleksitas. Ditinjau dari citra fisiknya, tokoh utama perempuan digambarkan sebagai perempuan cantik, anggun, dan menarik perhatian. Ditinjau dari aspek psikologis, tokoh perempuan dicitrakan sebagai sosok pendiam, tenang, dan menjaga kehormatan diri. Pada aspek keluarga, Putri Dayang Merindu digambarkan sebagai perempuan yang berasal dari lingkungan terhormat. Adapun dalam kehidupan masyarakat, tokoh perempuan dicitrakan sebagai pusat perhatian sosial, korban kuasa laki-laki, sekaligus simbol ingatan kolektif masyarakat. Dengan demikian, legenda Putri Dayang Merindu tidak hanya memuat kisah tragis tentang perempuan, tetapi juga merepresentasikan persoalan sosial budaya mengenai posisi perempuan dalam cerita rakyat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, A., Ariyani, F., Fuad, M., Suyanto, E., & Samhati, S. (2023). Gender in the image of female characters in Andrea Hirata’s novel Padang Bulan and Cinta di Dalam Gelas: A feminist review. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 10(5).

Arriyanti, A. (2014). Isu feminisme dalam novel Putri karya Putu Wijaya. Madah, 5(2).

Febriyanto, D., Fitriani, Y., & Utami, P. I. (2023). Citra perempuan dalam legenda Putri Cermin Cina. Estetik: Jurnal Bahasa Indonesia, 6(2), 81–98. DOI: 10.29240/estetik.v6i2.8750.

Goefe, P. B. C. (Ed.). (1986). Webster’s third international dictionary of the English language. Merriam Webster Inc.

Hellwig, T. (2012). Citra kaum perempuan di Hindia Belanda. Yayasan Obor Indonesia.

Herawati, Y. (2017). Kedudukan perempuan dalam novel Bunga karya Korrie Layun Rampan: Kajian feminisme. LOA, 12(2).

Husna, T., & Nurelide. (2018). Citra perempuan dalam cerita rakyat Kerajaan Mursala legenda Putri Runduk. Medan Makna, 16(2).

Islahuddin, I., Tawandorloh, K. A., & Ha, H. (2021). Citra perempuan dalam cerita rakyat Putri Kemang: Kajian kritik sastra feminis. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 14(2).

Julianto, J., Munaris, M., & Fuad, M. (2015). Citra perempuan dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan dan kelayakannya. Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 3(2), 1–12.

Mbulu, A. P. H. (2017). Citra perempuan dalam novel Suti karya Sapardi Djoko Damono: Kajian kritik sastra feminis. Universitas Sanata Dharma.

Moleong, L. J. (2014). Metode penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Muslimin, M. F. (2019). Perempuan dalam novel Destroy, She Said karya Marguerite Duras: Analisis feminisme kekuasaan Naomi Wolf. Undas, 15(2).

Nasucha, Y. (2015). Dasar-dasar penelitian bahasa, sastra, dan pengajaran. Pustaka Briliant.

Nurjana, K., Samhati, S., & Rusminto, N. E. (2022). Citra perempuan dalam legenda Serunting Sakti: Kajian feminisme. Lingua: Jurnal Bahasa dan Sastra, 18(2), 134–147. DOI: 10.15294/lingua.v18i2.36376.

Raman, R., Lewier, R., & Rutumalessy, M. (2019). Citra perempuan dalam buku kumpulan cerpen Sepotong Hati yang Baru karya Tere Liye: Kajian feminisme. Arbitrer: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2).

Ratna, N. K. (2015). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Pustaka Pelajar.

Robby, K. K., Isnendes, R., & Suherman, A. (2021). Citra perempuan dalam roman pendek Pileuleuyan karya Yus Rusamsi. Lokabasa: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah serta Pengajarannya, 12(1).

Ruthven, K. K. (1984). Feminist literary studies: An introduction. Cambridge University Press.

Sofia, A. (2009). Aplikasi kritik sastra feminis: Perempuan dalam karya Kuntowijoyo. Citra Pustaka.

Sugihastuti, & Saptiawan, I. H. (2010). Gender & inferioritas perempuan: Praktik kritik sastra feminis. Pustaka Pelajar.

Sugihastuti, & Suharto. (2016). Kritik sastra feminis: Teori dan aplikasinya. Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susanto, A. B. (2001). Potret-potret gaya hidup metropolis. Kompas.

Wardani, H. I. K., & Ratih, R. (2020). Citra perempuan dalam novel Kala karya Stefani Bella dan Syahid Muhammad. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 9(2).

Wilujeng, K., & Nurhasanah, E. (2021). Citra perempuan dalam kumpulan cerpen Sambal & Ranjang karya Tenni Purwanti: Kajian feminisme. Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(2).

Wiyatmi. (2012). Kritik sastra feminisme: Teori dan aplikasinya dalam sastra Indonesia. Ombak.

Downloads

Published

29-10-2026

How to Cite

Septa Ahmad Santoso, Muhammad Fuad, Siti Samhati, Munaris, & Edi Suyanto. (2026). Citra Perempuan pada Legenda Putri Dayang Merindu. ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia, 9(2), 887–905. https://doi.org/10.29240/estetik.v9i2.17265

Citation Check

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.