Analisis Hubungan Tipologi Bangunan terhadap Efek Urban Heat Island Berbasis Sistem Informasi Geografis dengan Overlay Heatmap: Studi Kasus Gondokusuman, Yogyakarta

Authors

  • Angga Dwi Prasetyo Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29240/arcitech.v5i2.14099

Keywords:

Urban Heat Island, Python, Heatmap, Building Typology, Spatial Analysis

Abstract

The Urban Heat Island (UHI) phenomenon is a critical environmental issue in tropical urban areas such as Yogyakarta, especially in dense zones with diverse building typologies. This study aims to analyze the relationship between building typology and UHI intensity using a spatial approach powered by Python. Land surface temperature data were extracted from Landsat 8 imagery, while building typologies were classified based on spatial functions (residential, commercial, mixed-use, and public). Through overlay analysis and heatmap visualization, it was found that commercial and mixed-use buildings exhibited the highest surface temperatures (up to 34.2 °C), while residential and vegetated public facilities showed lower temperatures (around 27–29 °C). The open-source-based approach (GeoPandas, Rasterio, Folium) proved effective for spatial mapping and correlational analysis. This research contributes significantly to thermal mitigation strategies based on building morphology and supports adaptive planning for tropical cities facing microclimate change.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Angga Dwi Prasetyo, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Program Studi Magister Arsitektur

References

Dahrma, A., Yusuf, M., & Wibowo, A. (2019). Kualitas RTH perkotaan berbasis Urban Surface Temperature sebagai antisipasi terbentuknya Urban Heat Island di Kota Kendari. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(2), 101–112.

Fauzia, R., Irwan, M., & Handoko, B. D (2021). Evaluasi fenomena Urban Heat Island di Kota Semarang menggunakan data satelit. Jurnal Geografi, 15(2), 150-162.

Fawzi, A. (2017). Mengukur Urban Heat Island menggunakan penginderaan jauh dan pengaruhnya terhadap kualitas lingkungan di Kota Yogyakarta. Jurnal Geografi Lingkungan, 9(1), 45–55.

Fitria, M., & Setyowati, N. (2020). Kajian spasial UHI dan potensi intervensi desain arsitektural. Jurnal Arsitektur dan Urbanisme, 15(1), 55-64.

Hakim, B., & Pertiwi, A. (2023). Pemanfaatan pemrograman Python dalam analisis suhu perkotaan berbasis raster. Jurnal Teknologi Informasi Geospasial, 3(1), 12-23.

Kartikawati, D., & Kusumawanto, A. (2013). Kajian Urban Heat Island di Kota Yogyakarta. Jurnal Arsitektur Komposisi, 7(2), 88–97.

Kasniza Jumaria, N., Samat, N., & Omar, D. (2023). Analysis of urban heat islands with Landsat satellite images and GIS in Kuala Lumpur. Geografia: Malaysian Journal of Society and Space, 19(1), 45–60.

Kurniawan, D., & Setiawan, Y. (2020). Studi perubahan suhu permukaan di Kota Bandung menggunakan citra Landsat multitemporal. Jurnal Geodesi Indonesia, 9(1), 15-26.

Lazuardi, A., & Wahyudi, H. (2022). Perbandingan suhu permukaan antara kawasan permukiman formal dan informal di Jakarta. Jurnal Tata Kota, 10(2), 102-115.

Liu, Y., Wang, Z., & Zhang, H. (2023). How urban morphology relates to the urban heat island effect: A multi-indicator study. Urban Climate, 47, 101397.

Lu, D., Zhang, Y., & Xu, J. (2023). Python-based urban heat island mapping using Landsat and open-source GIS. Remote Sensing of Urban Systems, 12(3), 144-160.

Munsyi, R. (2024). Analisis temporal Urban Heat Island menggunakan Google Earth Engine di Kota Banjarmasin. Jurnal Teknologi dan Sains Atmosfer, 12(1), 34–48.

Mustaqim, M. (2020). Efektivitas vegetasi dan ruang terbuka hijau dalam mereduksi efek Urban Heat Island. Jurnal Arsitektur Topis, 8(1), 43-52.

Mustikarini, A., Nugraha, D., & Sukamto, B. (2022). Hubungan antara indeks kekeringan meteorologis (SPI) dengan Urban Heat Island di Kabupaten Sleman. Jurnal Meteorologi dan Geofisika, 10(3), 71–80.

Nucifera, M., Siregar, D. R., & Rahmadi, A. (2022). Mitigasi kawasan perkotaan tropis berbasis lanskap: Studi komparatif Surabaya dan Makassar. Planologi Kota, 11(1), 87-98.

Pramono, H., & Astuti, R. (2021). Pengaruh indeks vegetasi terhadap suhu permukaan perkotaan menggunakan penginderaan jauh. Jurnal Sains Geomatika, 17(3), 77–89.

Puspitasari, N., & Hidayat, T. (2022). Strategi penataan kawasan padat penduduk untuk mitigasi UHI. Jurnal Perencanaan Wilayah, 14(2), 133–147.

Rakhmawati, T., & Ramdhan, M. (2022). Implementasi vegetasi vertikal dalam mitigasi Urban Heat Island di kawasan pusat kota. Jurnal Lanskap dan Lingkungan, 5(1), 22–31.

Rakin Abrar, M., Haque, R., & Rahman, M. M. (2022). Assessing the spatial mapping of heat vulnerability under Urban Heat Island in Dhaka. Sustainable Cities and Society, 81, 103830.

Ramdhan, M. R., Fajarwati, F., & Hartini, E. (2025). Persepsi masyarakat terhadap Urban Heat Island dan adaptasi di kawasan perkotaan Indonesia. Jurnal Sosial dan Lingkungan, 13(1), 22–38.

Siregar, S., & Purnomo, R. (2021). Analisis spasial efek Urban Heat Island di kawasan perkotaan tropis. Jurnal Teknik Lingkungan, 18(1), 25–34.

Siswanto, D., Santosa, E. S., & Nugroho, P. (2023). Spatio-temporal characteristics of urban heat island of Jakarta metropolitan. Journal of Urban and Regional Analysis, 15(1), 14–27.

Suparno, H. (2022). Identifikasi perubahan fungsi bangunan dan dampaknya terhadap iklim mikro kawasan. Jurnal Tata Ruang dan Wilayah, 12(1), 61–72.

Downloads

Published

30-12-2025

How to Cite

Prasetyo, A. D. (2025). Analisis Hubungan Tipologi Bangunan terhadap Efek Urban Heat Island Berbasis Sistem Informasi Geografis dengan Overlay Heatmap: Studi Kasus Gondokusuman, Yogyakarta. Arcitech: Journal of Computer Science and Artificial Intelligence, 5(2), 188–201. https://doi.org/10.29240/arcitech.v5i2.14099

Citation Check