Back to article list Issue: Vol. 9 No. 1 (2025): Tik Ilmeu: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (Juni)

Program Diorama Kearsipan Sebagai Sarana Literasi Budaya Pemustaka Di Aceh

Open Access
Published: 2025-06-20
Pages: 203-214
Section: Article
https://doi.org/10.29240/tik.v9i1.12736
PDF Copyright

Abstract

Indonesia has a rich cultural diversity, including Aceh, which is known for its history and traditions. However, globalization and modernization have led to cultural shifts, especially among the younger generation, who are increasingly exposed to new values. Libraries play a crucial role in cultural preservation, one of which is through the archival diorama at the Aceh Library and Archives Office, which integrates archives, art, and technology to enhance cultural literacy. This study employs a qualitative research method using interviews, observations, and documentation techniques. The findings indicate that the archival diorama is effective in improving cultural and historical literacy in Aceh. However, challenges such as the lack of descriptions in archival visualizations and limited individual access remain. Therefore, it is recommended to enhance information presentation, incorporate interactive technology, and expand promotional efforts to increase public engagement with the diorama.

ABSTRAK

Indonesia memiliki keberagaman budaya yang kaya, termasuk Aceh, yang dikenal dengan sejarah dan adat istiadatnya. Namun, globalisasi dan modernisasi menyebabkan pergeseran budaya, terutama di kalangan generasi muda yang semakin terpapar nilai-nilai baru. Perpustakaan memiliki peran penting dalam melestarikan budaya, salah satunya dengan diorama kearsipan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh yang memadukan arsip, seni, dan teknologi untuk memperkuat literasi budaya. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan mengadopsi berbagai teknik pengumpulan data, termasuk wawancara mendalam, observasi langsung, serta analisis dokumentas. Hasilnya memperlihatkan bahwa diorama kearsipan berhasil dalam meningkatkan pengetahuan tentang budaya dan sejarah Aceh. Namun, terdapat kendala seperti minimnya deskripsi pada visualisasi arsip dan keterbatasan akses individu. Oleh karena itu, disarankan untuk meningkatkan inovasi penyajian informasi, menambahkan teknologi interaktif, serta memperluas promosi agar lebih banyak masyarakat dapat memanfaatkan diorama.

Keywords

Downloads

Download data is not yet available.

Copyright

Copyright (c) 2025 Niswana Almadania, Nurhayati Ali Hasan, T. Mulkan Safri

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Authors who publish with Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi agree to the following terms:

  • Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
  • Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
  • Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


References

  1. Aghnies, D. E. (2019). Tampilan Degradasi Adat Pernikahan Budaya Jawa Dalam Film Teman Tapi Menikah. Universitas Semarang.
  2. Ahsani, E. luthfi F., & Azizah, N. R. (2021). Implementasi Literasi Budaya Dan Kewargaan Untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa Madrasah Ibtidaiyah Di Tengah Pandemi. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(01), 7.
  3. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v11i01.10317
  4. Alfarisi, H. (2020). Kegiatan Diskusi Komunitas Rusabesi dalam Perspektif Prinsip-Prinsip Dasar Literasi Budaya dan Kewargaan [Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah]. In Repository.Uinjkt.Ac.Id. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/51421
  5. Anatasya, ervina, Dewi, Anggraeni, D., & hayat, Saeful, R. (2024). Peran Literasi Budaya dan Kewargaan dalam Upaya Pelestarian Kebudayaan Lokal Nusantara di Era Revolusi Industri 4.0. BERSATU: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 2(1), 1–12.
  6. Antara, M., & Yogantari, M. V. (2018). Keragaman Budaya Indonesia Sumber Inovasi Industri Kreatif. Senada, 1, 292–301.
  7. Asti Widiastuti, Farina Trias Alwasi, Dinie Anggraeni Dewi, & Rizky Saeful Hayat. (2023). Literasi Budaya Dan Kewargaan Sebagai Upaya Mempertahankan Kebudayaan Di Tengah Kemajemukan Masyarakat Indonesia. Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 2(1), 83–90. https://doi.org/10.61132/semantik.v2i1.192
  8. Bakkara, V. F., Hasan, N. A., & Yuliana, C. P. (2024). Dampak Pameran Pekan Kebudayaan Aceh ( PKA ) ke-8 Terhadap Literasi Budaya Pelajar Provinsi Aceh. ADIA, 208–214. https://journal.ar-raniry.ac.id/ADIA/article/view/4749/2114
  9. Gerakan Literasi Nasional. (2017). Materi Pendukung Literasi Budaya Dan Kewargaan. In Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.
  10. Guntoro, M., Kurniawan, Z., & Rosalina, M. (2022). Warisan Budaya dan Pengembangan Seni Kreatif. Barakuda 45, 4(2), 274–280.
  11. Hidayat, R. (2022). Peusijuek sebagai kearifan lokal Aceh dalam menghadapi globalisasi budaya. Jipsindo, 09(02), 134–146.
  12. Ifonilla Yenianti. (2021). Analisis Pemikiran Sulistyo Basuki Dan Wiji Suwarno Tentang Fungsi Perpustakaan Dalam Masyarakat. 3(1), 108–124.
  13. Ismail, F. (2021). Eksistensi Kebudayaan Islam Aceh Terhadap Keutuhan Budaya Indonesia. International Conference on Islamic Studies (ICIS) 2021, 433–444. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/icis/article/view/12696%0Ahttps://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/icis/article/download/12696/6625
  14. M, E., Zainuddin, Z., & Ahmad, M. S. (2022). Implementasi Evaluasi Model Kirkpatrick Terhadap Kualitas Sistem Pembelajaran. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(1), 1. https://doi.org/10.29210/1202221160
  15. Manan, A. (2021). Metode Penelitian Etnografi. AcehPo Publishing.
  16. Nabila, R., Rasyid, S. A., Safri, T. M., Manan, A., & Hasan, N. A. (2024). Peran Perpustakaan Madrasah dalam Mendukung Program Moderasi Beragama di MTsS Ulumul Quran Banda Aceh. Baitul ’Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 8(2), 1–16. https://doi.org/10.30631/baitululum.v8i2.235
  17. Nahak, H. M. . (2019). Upaya Melestarikan Budaya Indonesia Di Era Globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5(1), 65–76. https://doi.org/10.33369/jsn.5.1.65-76
  18. Permatasari, A. N., Inten, D. N., Mulyani, D., & Rahminawati, N. (2017). Literasi Dini dengan Teknik Bercerita. Jurnal FamilyEdu, 3(1), 20–28.
  19. Putri, E. K., Sinaga, D., & Yanto, A. (2022). Implementasi Layanan Diorama Nusantara Di Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Purwakarta. Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 5(1), 39–52. https://doi.org/10.33476/bibliotech.v5i1.1234
  20. Rahayu, E. S. R. (2017). Peran Perpustakaan dalam Menyelamatkan Warisan Budaya Bangsa. Media Pustakawan, 24(3), 44–53.
  21. Rahimah, Hasanuddin, D. (2018). Kajian Etnobotani (Upacara Adat Suku Aceh Di Provinsi Aceh). Jurnal Biotik, 6(1), 53–58.
  22. Tahir, M., Sobri, M., Nursaptini, Novitasari, S., & Anar, A. P. (2021). Penguatan Muatan Lokal Seni Budaya Berbasis Local Genius Budaya Sasak untuk Meningkatkan Literasi Budaya. Jurnal Riset Teknologi Dan Inovasi Pendidikan (JARTIKA), 4(1), 69–74. http://journal.rekarta.co.id/index.php/jartika/article/view/135
  23. Triwardhani, I. J., Mulyani, D., & Pratama, R. (2023). Literasi Budaya Lokal bagi Anak di Desa Jatisura. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1818–1827. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3962
  24. UNESCO Institute for Statistics. (2013). Adult and Youth Literacy: National, regional and global trends, 1985-2015. UIS Information paper. In UNESCO Institute for Statistics (Issue June 2013). https://doi.org/10.15220/978-92-9189-133-7-en
  25. Wulandari, I. W., Noviana, M. F., & Indriana, N. E. (2023). Pameran Arsip Universitas Gadjah Mada 2021 Kronik Gedung Pantjadarma pada Memori Warisan Budaya. Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan, 16(1), 55. https://doi.org/10.22146/khazanah.75355
  26. Yandra, E. (2023). Diorama Kearsipan Aceh Membentuk Jati Diri Bangsa. Raja grafindo Persada.
  27. Yuningsih, Y. (2019). Pendidikan Kecakapan Abad Ke-21 Untuk Mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045. Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar, 6(1), 135–152. https://doi.org/10.17509/jppd.v6i1.21526