Indeks dan Simbol dalam Pembentukan Pesan Moral tentang Pendidikan dan Profesi Guru pada Cerpen Kerajaan Ariesto Karya Dian Tyas Utami
DOI:
https://doi.org/10.29240/estetik.v9i2.17286Keywords:
semiotika peirce, indeks, simbol, pesan moral, cerpenAbstract
Kajian semiotika terhadap karya sastra tidak cukup berhenti pada identifikasi jenis tanda, tetapi perlu menjelaskan bagaimana tanda membentuk makna dan pesan moral melalui konteks cerita. Penelitian ini bertujuan menganalisis indeks dan simbol serta menjelaskan pembentukan pesan moral dalam cerpen Kerajaan Ariesto karya Dian Tyas Utami. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi tanda, mengklasifikasikan jenis tanda, menguraikan hubungan representamen, objek, dan interpretan, serta menafsirkan pesan moral berdasarkan konteks naratif. Hasil penelitian menunjukkan delapan data tanda, yaitu tiga indeks dan lima simbol. Indeks berkaitan dengan kondisi lingkungan dan keadaan sosial tokoh, sedangkan simbol berkaitan dengan pendidikan, penghargaan terhadap profesi guru, dan kekuasaan. Dominasi simbol memperlihatkan peran konvensi sosial dan penggunaan bahasa figuratif dalam menyampaikan kritik terhadap ketimpangan akses pendidikan serta penghargaan terhadap guru. Pesan moral ditafsirkan melalui hubungan antara tanda, situasi tokoh, dan konflik yang disajikan dalam cerita. Tidak ditemukannya ikon dalam data terpilih menunjukkan bahwa klasifikasi ikon tidak didukung oleh bukti tekstual yang berhasil diidentifikasi dalam analisis ini, bukan bahwa cerpen tersebut secara mutlak tidak mengandung ikon. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pembacaan tanda yang menghubungkan klasifikasi semiotik dengan kritik sosial dan pesan moral dalam cerpen.
Downloads
References
Aini, A. N., & Rofiq, A. (2026). Representasi Budaya Film Komang dalam Kajian Semiotika yang Menyoroti Tanda dan Simbol. ESTETIK: Jurnal Bahasa Indonesia, 9(1), 187–206. https://doi.org/10.29240/estetik.v9i1.16295
Ambarini, A. S. (2012). Semiotika: Teori dan Aplikasi pada Karya Sastra. Semarang: IKIP PGRI Semarang Press.
Aryani, S., & Yuwita, M. R. (2023). Analisis semiotika Charles Sanders Peirce pada simbol rambu lalu lintas Dead End. Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 3(1), 65–72. https://doi.org/10.34010/mhd.v3i1.7886
Baddu, R. M., Moelier, D. D., & Batau, S. H. (2025). Semiotic analysis of Adam Johnson's short stories in Fortune Smiles. Humaniora: Journal of Linguistics, Literature, and Education, 5(2), 132–147. https://doi.org/10.56326/jlle.v5i2.5101
Chandler, D. (2017). Semiotics: The Basics (3rd ed.). Routledge.
Danesi, M. (2004). Messages, Signs, and Meanings: A Basic Textbook in Semiotics and Communication. Toronto: Canadian Scholars' Press.
Haley, M. C. (1995). Iconic functions of the index in poetic metaphor. Journal of Pragmatics, 24(6), 605–625. https://doi.org/10.1016/0378-2166(95)00009-H
Husna, S. A., Suyanto, E., Agustina, E. S., Munaris, & Samhati, S. (2025). Sinisme dan Peringatan Moral dalam Puisi Hendak Jadi “Orang Besar?” Karya Bung Usman: Kajian Stilistika. ESTETIK: Jurnal Bahasa Indonesia, 8(2), 390–406.
Jannah, M. N., & Inderasari, E. (2021). Ikon, indeks, dan simbol dalam kumpulan cerpen Menghardik Gerimis karya Sapardi Djoko Damono serta relevansinya dengan pembelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah. Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra, 12(2).
Kaniroh, I., & Embang, E. (2024). Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce dalam Kumpulan Cerpen Menghardik Gerimis Karya Sapardi Djoko Damono. Bahtera Indonesia: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 779–787, DOI https://doi.org/10.31943/bi.v9i2.990
Naufalia, J. N., Widodo, M., Rusminto, N. E., Sumarti, & Samhati, S. (2025). Nilai Simbolik Budaya Masyarakat Lampung dalam Puisi Tapis Berseri. ESTETIK: Jurnal Bahasa Indonesia, 8(2), 465–481.
Noth, W. (1995). Handbook of Semiotics. Indiana University Press.
Nugroho. (2012). Menulis Cerita Pendek. Pustaka Latifah.
Nurgiyantoro, B. (2019). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurhuda. (2021). Pesan moral dalam kisah Umar bin Khattab pada kitab Arobiyyah Lin Nasyiin 4. Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian, 2(4), 38–46. https://media.neliti.com/media/publications/457553-none-5ab43705.pdf
Peirce, C. S. (1931–1958). Collected Papers of Charles Sanders Peirce. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Rahmawati, E., & Hidayat, M. (2024). Analisis Ikon, Indeks, dan Simbol dalam Karya Sastra Modern Indonesia.
Ratna, N. K. (2021). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Safitri, D. A., FT, Layra, Astuti, D., Kaka, & penulis lainnya. (2020). Proyeksi. Satria Indra Prasta Publishing.
Sahir, S. H. (2022). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: KBM Indonesia.
Salsabila, N., Supena, A., & Dodi, D. (2024). Analisis Semiotika Peirce dalam Kumpulan Puisi Museum Masa Kecil karya Avianti Armand. Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(2), 77–89. https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/326
Sityaningsih, S., Solihah, NM., Romadani, K., Mas’odi. (2025). Analisis Pesan Moral Pada Kumpulan Puisi Sagara Aeng Mata Ojan Karya Lukman Hakim AGl. Jurnal Bahtera Indonesia, 10(1). https://bahteraindonesia.unwir.ac.id/index.php/BI/article/download/1065/365
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tarigan, H.G. (2015). Prinsip-prinsip Dasar Sastra. Penerbit Angkasa.
Teeuw, A. (2015). Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Bandung: Pustaka Jaya.
Waluyo, H. J. (2002). Pengkajian Sastra Rekreatif. Surakarta: UNS Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Nurul Karimah, Muhammad Fuad, Munaris, Edi Suyanto, Eka Sofia Agustina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





