Tipologi Metafora Warna Lintas Bahasa pada Idiom Bahasa Arab, Jerman, dan Indonesia: Analisis Linguistik Kognitif dan Skrip Budaya
DOI:
https://doi.org/10.29240/estetik.v9i1.16607Keywords:
analisis kontrastif, metafora warna, idiom lintas bahasa, linguistik kognitif, skrip budayaAbstract
Kajian ini didasarkan pada asumsi bahwa warna sebagai kategori perseptual bersifat universal, tetapi makna simbolik dan idiomatik yang dilekatkan padanya dibentuk oleh pengalaman budaya yang berbeda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif serta metode analisis kontrastif. Data penelitian berupa sekitar 110 idiom yang mengandung tujuh kategori warna utama, yaitu putih, hitam, merah, hijau, biru, kuning, dan abu-abu. Data diperoleh dari kamus idiom dan sumber leksikal otoritatif dalam ketiga bahasa, kemudian dianalisis menggunakan kerangka Conceptual Metaphor Theory untuk mengidentifikasi pemetaan antara ranah sumber dan ranah sasaran, serta pendekatan cultural scripts untuk menafsirkan pengaruh nilai budaya dalam pembentukan makna idiomatik. Tipologi metafora warna yang ditemukan dalam penelitian ini terjadi pada ranah idiomatik bahasa Arab, Jerman, dan Indonesia melalui proses pemetaan konseptual yang merefleksikan interaksi antara pengalaman embodied yang bersifat universal dan konstruksi budaya yang bersifat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora warna memperlihatkan dua pola utama, yaitu kesamaan konseptual yang bersifat universal dan variasi idiomatik yang dipengaruhi oleh konteks budaya. Misalnya, warna putih umumnya memetakan konsep moralitas dan kemurnian, sedangkan warna hitam sering dikaitkan dengan kejahatan, penderitaan, atau penyimpangan sosial. Meskipun demikian, setiap bahasa memperlihatkan perluasan makna yang khas sesuai dengan latar historis, religius, dan sosial masyarakat penuturnya.
Downloads
References
Al-Domi, M. M. (2015). The Connection Between the Colors Mentioned in The Holy Quran and Its Significance the Green Model. European Scientific Journal, ESJ, 11(26). Retrieved from: https://eujournal.org/index.php/esj/article/view/6239
Alotaibi, W. J. (2020). European Journal of English Language Teaching Colour Idioms
in English and Arabic: European Journal of English Language Teaching, 5 (2), 97–109. DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.3733839
Amalia, Amara Ridha dkk. (2025) Bentuk Idiom Ragam Gaul di Media Sosial Pada Generasi Milenial: Tinjauan Sosiolinguistik. ESTETIK: Jurnal Bahasa Indonesia, vol. 8, no. 1, 2025 IAIN Curup – Indonesia | ISSN 2622-1810 (p); 2622-1829 (e)
DOI: http://doi.org/10.29240/estetik.v8i1.12943
Arikunto, S. 2000. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Baker, M. (1992). In Other Words: A Course Book on Translation. London: Routledge.
Batitskaya V., et al. (2019). Phraseological units with the lexical component ‘gold / golden’ in English linguoculture. The International Scientific and Practical Conference “Current Issues of Linguistics and Didactics: The Interdisciplinary Approach in Humanities and Social Sciences” Vol: 69 (CILDIAH-2019)
DOI: https://doi.org/10.1051/shsconf/20196900048
Chaer, A. (2014). General linguistics. Jakarta: Rineka Cipta.
Chen, V., & Yan Khiong, B. (2023). Analisis Perbandingan Makna Warna Merah Dalam
Peribahasa Indonesia Dan Peribahasa Mandarin. Khatulistiwa, 12 (2), 506–514.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ruston Kumaini, Muhammad Qozwaeni, Sayyef

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




