Urgensi Berpikir Kritis melalui Pedagogi Reflektif dalam Pembelajaran Keterampilan Berbahasa Siswa Kelas 1 SD

Authors

  • Theresia Avila Clarita Oktavi Universitas Sanata Dharma, Indonesia
  • Yuliana Setiyaningsih Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Sanata Dharma, Indonesia
  • Galih Kusumo Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Sanata Dharma, Indonesia
  • R. Kunjana Rahardi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Sanata Dharma, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29240/estetik.v9i1.16314

Keywords:

berpikir kritis, pedagogi reflektif, keterampilan berbahasa, sekolah dasar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini berangkat dari persoalan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar, khususnya pada pembelajaran keterampilan berbahasa yang masih bersifat konvensional dan berpusat pada guru. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan kondisi aktual pembelajaran keterampilan berbahasa siswa kelas 1 SD serta mengidentifikasi aspek berpikir kritis yang dapat dikembangkan melalui penerapan pedagogi reflektif. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan model pengembangan ADDIE pada tahap analisis, melalui penyebaran angket dan wawancara mendalam kepada guru kelas 1 SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa masih menekankan aspek teknis membaca dan menulis tanpa aktivitas reflektif dan multimodal yang dapat menstimulasi daya nalar siswa. Guru juga menunjukkan kebutuhan tinggi terhadap modul pembelajaran berbasis pedagogi reflektif yang memuat kegiatan refleksi sederhana dan menyenangkan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan model pembelajaran yang mengintegrasikan refleksi dan multimodalitas untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis sejak dini. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan modul pembelajaran keterampilan berbahasa berbasis pedagogi reflektif yang lebih kontekstual dan aplikatif, serta membuka peluang bagi penelitian lanjutan tentang implementasinya di berbagai jenjang sekolah dasar.

Kata Kunci: berpikir kritis, pedagogi reflektif, keterampilan berbahasa, sekolah dasar

Abstract. This study is motivated by the low level of critical thinking skills among elementary school students, particularly in language skills instruction that remains conventional and teacher-centered. The study aims to describe the actual conditions of language skills learning in Grade 1 elementary classrooms and to identify aspects of critical thinking that can be developed through the implementation of reflective pedagogy. The research employed a mixed-methods approach within the framework of the ADDIE development model, focusing on the analysis stage. Quantitative data were collected through questionnaires administered to Grade 1 elementary school teachers to map learning conditions and instructional module needs, while qualitative data were obtained through in-depth interviews. Quantitative data were analyzed descriptively, whereas qualitative data were analyzed thematically. The findings indicate that language skills learning still emphasizes technical aspects of reading and writing and has not yet integrated reflective and multimodal activities that can stimulate students’ reasoning abilities. Teachers also expressed a high need for instructional modules based on reflective pedagogy that incorporate simple and engaging reflective activities. The findings further reveal that language skills instruction in Grade 1 elementary classrooms has not sufficiently developed critical thinking skills, particularly students’ abilities to observe, articulate simple reasoning, and reflect on their understanding. Therefore, the development of instructional models that integrate reflection and multimodality is necessary to strengthen students’ critical thinking skills from an early age. This study is expected to serve as a foundation for the development of more contextual and applicable reflective pedagogy-based language skills modules and to open opportunities for further research on their implementation across various levels of elementary education.

Keywords: critical thinking, reflective pedagogy, language skills, elementary school

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiwiguna, P. S., Dantes, N., & Gunamantha, I. M. (2019). Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berorientasi STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Literasi Sains Siswa Kelas V SD Di Gugus I Gusti Ketut Pudja. 3(2), 94–103.

Adzewiyah, P. R., Jumini, S., & Linnaja, N. (2025). Penerapan Model Literasi Orientasi Kolaborasi Refleksi Terhadap Kemampuan Literasi Membaca Siswa The Implementation Of The Literacy-Oriented Collaboration And Reflection Model On Students ’ Reading Literacy Skills. 54(Siklus I), 1754–1762.

Alfidyah, M. (2025). Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. 1(1), 1–9.

Andini, I. M., Wiyono, B. B., & Hasanah, M. (2021). Zona Literasi Berbasis Teks Multimodal Di Sekolah Dasar. 1930–1935.

Anisa, A. R., Ipungkarti, A. A., & Saffanah, N. (2021). Pengaruh Kurangnya Literasi Serta Kemampuan Dalam Berpikir Kritis Yang Masih Rendah Dalam Pendidikan Di Indonesia. 01(01), 1–12.

Arifin, B., & Mu, A. (2024). Pengembangan Kurikulum Berbasis Keterampilan Dalam Menghadapi Tuntutan Kompetensi Abad 21. 1(2), 118–128.

Bulkis, P. A., Aulia, R. Y., & Riski, S. H. (2025). Strategi Efektif Dalam Manajemen Kurikulum Untuk Pendidikan Abad 21 Effective Strategies In Curriculum Management For 21st. 9417–9423.

Fajarini, I. (2018). Berpikir Kritis Dan Kreatif Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. 129–135.

Fatikhasari, N. A., & Nuroh, E. Z. (2025). Implementasi Pembelajaran Multiliterasi Pedagogik Di Sekolah Dasar. 429–440.

Gunartha, I. W., Widiasri, D. A., & Agung Ekasriadi, I. A. (2024). Asesmen Dan Pembembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis HOTS:Upaya Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Di Era Digitalabad Ke-21. SANDIBASA II (Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia), 2(1), 109–125.

Hatima, Y., & Saputra, E. E. (2025). Transformasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar Melalui Pendekatan Deep Learning. 1, 46–57.

Hatima, Y., Yuliana, R., & Setiawan, S. (2025). Pendampingan Guru SD Dalam Implementasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Proyek Literasi Di SDN Bama 3. 1, 70–80.

Hermawan, C. M., Sarjana, S. P., & Jakarta, U. N. (N.D.). Pengembangan Profesional Guru : Studi Participatory Action Research Guru Sd Untuk Memperbaiki Praktik.

Istiningsih, S., & Handika, I. (2025). Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Higher Order Thinking Skills ( HOTS ) Pada Muatan IPAS Kelas V SDN 40 Cakranegara. 4(4), 1946–1956.

Mukaromah, K. L., Mutiara, D., & Twiyanto, R. (2025). Pemahaman Guru Dalam Penyusunan Modul Ajar Pancasila Di Sekolah Dasar Negeri Negeri Jaya Kecamatan Bandar Negeri Suoh. 1, 17–23.

Muliani, L., Bachtiar, I., & Sukarso, A. A. (2023). Profil Literasi Sains Dan Kecenderungan Berpikir Kritis Peserta Didik SMPN Di Kota Mataram. 8, 2155–2164.

Nisa, H. (2025). Identitas Modul Ajar Sebagai Representasi Profesionalisme Guru Di Era Kurikulum Merdeka. 1(2), 1–10.

Nupus, M. H., & Parmiti, D. P. (2017). Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Penerapan Metode Show And Tell Siswa Sd Negeri 3 Banjar Jawa. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 1(4), 296. Https://Doi.Org/10.23887/Jisd.V1i4.12289

Prasetya, D., Amin, B., Sarlin, M., Mahmud, H., & Ainun, N. (2023). Penerapan Model Paradigma Pedagogi Reflektif Bagi Siswa Kelas V Di Sdn 12 Kota Barat Kota Gorontalo. Artikel, 6, 77–93.

Rahayu, R. (2025). Refleksi Pengalaman Mengajar Matematika Dasar Bagi Mahasiswa PGSD : Tantangan Dan Strategi Pembelajaran. 4(4).

Rahman, F. A., & Damaianti, V. S. (N.D.). Model Multiliterasi Kritis dalam Pembelajaran Siswa.

Rizki, N., & Ningrum, E. C. (2024). Peran Guru Dalam Kurikulum Merdeka : Upaya Penguatan Keterampilan Abad 21 Siswa Di Sekolah Dasar. 9(2), 656–663.

Saputra, E. E., & Parisu, C. Z. L. (2025). Penguatan Literasi Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar Melalui Strategi Pembelajaran Yang Mendorong Berpikir Kritis Dan Kreatif. 1, 80–93.

Setyaningsih, Y. (2023). Multimodalitas Linguistis-Visual Dalam Morfologi Bahasa Indonesia : Persepsi Pemaduan Dalam Pengembangan Desain Pembelajaran. 6(4), 971–990.

Suastra, I. W. (2022). Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata. 3(2).

Subro, M. H., & Fawaid, A. (2025). Penerapan Pembelajaran Abad 21 Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. 8, 6344–6348.

Sundari, N. D., & Purnomo, P. (2023). Pengembangan LKPD Menggunakan Model Pedagogi Reflektif Untuk Menumbuhkan Karakter Empati Siswa Kelas IV SD. Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 7(01), 1–15. Https://Doi.Org/10.30738/Tc.V7i01.14457

Susanti, A., Muktadir, A., Aulia, N., & Harini, B. (2025). Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Sd. 9(September), 288–298. Https://Doi.Org/10.29408/Geodika.V9i3.30258

Susanto, R. (2021). Pengembangan Aplikasi Penilaian Profil Kompetensi Pedagogik Bedasarkan Matriks Peta Diri Berbasis Web. 7(2), 172–180.

Susanto, R., Sofyan, H., Rozali, Y. A., Nisa, M. A., Umri, C. A., Nurlinda, B. D., Oktafiani, O., & Lestari, T. H. (2020). Pemberdayaan Kompetensi Pedagogik Berbasis Kemampuan Reflektif Untuk Peningkatan Kualitas Interaksi Pembelajaran Di SDN Duri Kepa 03. International Journal Of Community Service Learning, 4(2), 125–138. Https://Doi.Org/10.23887/Ijcsl.V4i2.25657

Tahsinia, J., Kuswandi, S., Putri, N. D., & Indonesia, B. (N.D.). Penerapan Pendekatan Kontekstual Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk. 97–109.

Taneo, S. P., Koro, M., Bol, A., & Benu, N. (2025). Pelatihan Pembuatan Modul Ajar Berbasis Deep Learning Bagi Guru SD Di Kota Atambua. 1, 129–138.

Tarbiyah, J. (2017). PENERAPAN Strategi Index Card Match Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. XXIV(1).

Whindayati, A., Fauziah, R. N., Fatimah, S., Mipa, P., Universitas, P., & Pgri, I. (2025). Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar , ISSN Cetak : 2477-2143 ISSN Online : 2548-6950 Volume 10 Nomor 04 , Desember 2025 Penguatan Kompetensi Abad 21 Dalam Pembelajaran di Era Digital : Tantangan Dan Strategi Pendidik Indonesia Pendas

Downloads

Published

2026-05-01

How to Cite

Clarita Oktavi, T. A., Yuliana Setiyaningsih, Galih Kusumo, & R. Kunjana Rahardi. (2026). Urgensi Berpikir Kritis melalui Pedagogi Reflektif dalam Pembelajaran Keterampilan Berbahasa Siswa Kelas 1 SD. ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia, 9(1), 1–19. https://doi.org/10.29240/estetik.v9i1.16314

Issue

Section

Articles

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 

You may also start an advanced similarity search for this article.