Kearifan Lokal Bantaeng dalam Teks Eksposisi: Analisis Kebutuhan Siswa dan Implikasinya pada Pengembangan Bahan Ajar

Authors

  • Kiki Reski Kiki Universitas Negeri Malang, Indonesia
  • Nurhadi Nurhadi Universitas Negeri Malang, Indonesia
  • Kusubakti Andajani Universitas Negeri Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29240/estetik.v9i1.14446

Keywords:

Analisis Kebutuhan, Bahan Ajar, teks eksposisi, kearifan lokal, pembelajaran menulis

Abstract

Pembelajaran menulis teks eksposisi merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia, namun siswa masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide dan mengintegrasikan kearifan lokal sebagai tema tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa terhadap pengembangan bahan ajar menulis teks eksposisi bermuatan kearifan lokal Kabupaten Bantaeng sebagai dasar pengembangan bahan ajar yang kontekstual dan relevan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan survei terhadap 36 siswa kelas X.10 SMA di Kabupaten Bantaeng. Data dikumpulkan melalui angket terstruktur dengan 10 pertanyaan yang mencakup aspek pemahaman konsep, pengalaman menulis, kesulitan yang dihadapi, minat terhadap kearifan lokal, dan kebutuhan akan bahan ajar. Data dianalisis secara deskriptif dengan perhitungan persentase untuk setiap aspek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa (100%) memiliki pemahaman konseptual tentang teks eksposisi, namun sebagian besar (72,2%) mengalami kesulitan dalam menemukan ide menulis. Meskipun 72,2% siswa pernah menulis teks eksposisi secara umum, hanya 36,1% yang pernah menulis teks eksposisi bermuatan kearifan lokal. Minat siswa terhadap kearifan lokal Kabupaten Bantaeng sangat tinggi (94,4%), dan 97,2% siswa merasa pembelajaran menulis teks eksposisi bermuatan kearifan lokal akan lebih menarik. Sebagian besar siswa (83,3%) menyatakan bahwa buku teks yang digunakan saat ini belum memadai untuk mendukung pembelajaran menulis teks eksposisi. Selain itu, 97,2% siswa memiliki orientasi yang tinggi terhadap kebermanfaatan karya tulis untuk masyarakat Kabupaten Bantaeng, dan 88,9% siswa setuju dengan integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran menulis teks eksposisi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kebutuhan yang signifikan untuk pengembangan bahan ajar menulis teks eksposisi bermuatan kearifan lokal Kabupaten Bantaeng. Tingginya minat siswa terhadap kearifan lokal dan ketidakpuasan terhadap bahan ajar yang ada memperkuat urgensi pengembangan bahan ajar yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa dasar empiris untuk pengembangan bahan ajar yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran menulis teks eksposisi bermuatan kearifan lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani, R., & Wahyudi, A. (2023). Pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(2), 145-158.

Astuti, D. P., & Wahyudin, D. (2022). Pembelajaran menulis teks eksposisi berbasis kontekstual di sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 10(3), 234-246.

Cook-Sather, A. (2014). Kemitraan mahasiswa-dosen dalam eksplorasi pedagogi Praktik: Konsep ambang batas dalam pengembangan akademis. Jurnal Internasional Pengembangan Akademis, 19(3), 186-198.

Finoza, Lamudin. (2007). Komposisi Bahasa Indonesia. Jakarta : Diksi Insan Mulia.

Kosasih, E. (2020). Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Khotimah, Husnul dan Kartika Chrysti Suryandari. (2016). Analisis Kesulitan Menulis Karangan pada Siswa Kelas VI SDN 2 Panjer. Jurnal FKIP UN.

Masrura, L., Rustam, R., & Suryani, I. (2023). Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Menulis Cerita Fantasi Pada Kurikulum Merdeka Belajar. In Sastra Indonesia dan Daerah (Vol. 13, Issue 2).

Maryanto. (2014). Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Misriani, A., Cintari, S., & Zulyani, N. (2023). Urgensi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(9). https://doi.org/10.54371/jiip.v6i9.2392

Mondolalo, D. (2023). Keterampilan menulis struktur deskripsi umum teks deskripsi dalam pembelajaran menggunakan teknik tugas menyalin pendekatan individual. Jurnal Morfologi, hal. 142.

Nurhadi. (2019). Handbook Of Writing (Panduan Lengkap Menulis). Jakarta: Bumi Aksara.

Nurhidayah, S., Putri, L. S., & Rahman, A. (2021). Implementasi pembelajaran bermakna dalam pengajaran bahasa Indonesia di era digital. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(4), 412-425.

Pratama, D. A., Sari, M. P., & Wijaya, H. (2021). Kriteria pengembangan bahan ajar yang efektif untuk pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(2), 89-102.

Putri, A. S., Dewi, R. K., & Santoso, B. (2022). Identifikasi kesulitan siswa dalam menulis teks eksposisi dan solusinya. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa, 9(1), 78-91.

Rahmawati, A., Mutiah, A., & Syukron, A. (2022). Pengembangan bahan ajar menulis teks eksposisi bertema ekologi untuk kelas X SMA berbasis kearifan lokal Banyuwangi. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 10170-10180.

Rahmawati, E., & Sudrajat, A. (2020). Analisis kebutuhan dalam pengembangan bahan ajar: Tinjauan teoritis dan praktis. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 27(3), 156-169.

Ridwan, Syahputra. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Eksposisi BerbasisTeks Kearifan Lokal di SMA. Diss. UNIMED.

Ruruk, S. (2024). Pengaruh pembelajaran bahasa indonesia berbasis kearifan lokal terhadap kecintaan siswa pada budaya daerah toraja. Mataallo: Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia, 6(1), 8-14.

Sufiah, R. Sumarmi., & Amirudin, A. (2016). Kearifan Lokal dalam Melestarikan Lingkungan Hidup (Studi Kasus Masyarakat Adat Desa Kemire Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi). Jurnal Pendidikan 1(4) 726-731

Safitri, N., & Hariyanto, S. (2022). Literasi kritis dalam pembelajaran bahasa Indonesia: Tantangan dan peluang. Jurnal Literasi dan Pembelajaran, 5(2), 123-136.

Sari, D. M., & Prihantini, A. (2023). Proses kognitif dalam menulis teks eksposisi: Analisis model flower dan hayes. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(1), 45-58.

Septiyani, A., Nurjannah, F., & Hidayat, R. (2023). Karakteristik dan fungsi teks eksposisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 14(3), 178-189.

Setiawan, I., & Munir, A. (2020). Motivasi intrinsik dalam pembelajaran: Faktor kunci keberhasilan siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(2), 267-279.

Suryani, L., & Haryanto, D. (2021). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran bahasa Indonesia: Strategi pelestarian budaya. Jurnal Pendidikan Budaya, 6(4), 301-314.

Sukirman, S. (2020). Tes Kemampuan Keterampilan Menulis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah. Jurnal Konsepsi, 9(2), 72–81. Retrieved from https://p3i.my.id/index.php/konsepsi/article/view/42

Widiawati, P., & Sari, K. (2023). Pembelajaran kontekstual dalam pengajaran menulis: Teori dan implementasi. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 16(1), 67-80.

Downloads

Published

2026-05-03

How to Cite

Kiki, K. R., Nurhadi , N., & Andajani, K. (2026). Kearifan Lokal Bantaeng dalam Teks Eksposisi: Analisis Kebutuhan Siswa dan Implikasinya pada Pengembangan Bahan Ajar. ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia, 9(1), 250–263. https://doi.org/10.29240/estetik.v9i1.14446

Issue

Section

Articles

Citation Check

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.