Kajian Cerita Rakyat Bugis Makassar untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Pendidikan Nilai Kedamaian
DOI:
https://doi.org/10.29240/estetik.v9i1.14377Keywords:
nilai kedamaian, cerita rakyat, pembelajaran menulis, Bugis-MakassarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud nilai kedamaian yang terkandung dalam cerita rakyat Bugis-Makassar yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya memperkuat pendidikan nilai kedamaian melalui pendekatan berbasis budaya lokal. Cerita rakyat Bugis-Makassar yang dikaji dalam penelitian ini ialah cerita rakyat La Upe dan Ibu Tiri, Putri Tandampalik, dan Sawerigading & We Tenriabeng. Dalam menganalisis data, penelitian ini berfokus pada pengklaisifikasian wujud nilai kedamaian menurut Lincoln dan Amalee. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan wujud nilai kedamaian yang terkandung dalam cerita rakyat La Upe dan Ibu Tiri, Putri Tandampalik, dan Sawerigading & We Tenriabeng berupa nilai kedamaian menerima diri, menghindari prasangka buruk, menghargai sukuisme, menghargai perbedaan status ekonomi, menghargai perbedaan kelompok, pengelolaan konflik, menolak kekerasan, mengakui kesalahan, dan memaafkan. Wujud nilai kedamaian tersebut dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya sebagai materi ajar dalam menulis cerpen.
Downloads
References
Afdhal, A., Manuputty, F., Litaay, S. C. H., & Makaruku, N. D. (2024). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Maluku dalam Hidden curriculum: Strategi Membangun Perdamaian dan Toleransi di Sekolah Dasar. Journal of Education Research, 5(4), 5071-5083.
Ahmadi, A. (2021). Nilai Pendidikan Karakter Dalam Cerita Rakyat Sasak” Doyan Nada”. Jurnal Ilmiah Global Education, 2(1), 115-122.
Andari, C. C., & Suwanda, I. M. (2021). Strategi Sekolah Dalam Menanamkan Nilai Menjunjung Tinggi Perdamaian Pada Peserta Didik di MTs Negeri 11 Jombang: Strategi Menanamkan Nilai Menjunjung Tinggi Perdamaian. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 10(1), 180–195. https://doi.org/10.26740/kmkn.v10n1.p180-195
Apriliande, D. P. (2024). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter pada Novel Edensor (Novel Ketiga dari Tetralogi Laskar Pelangi) Karya Andrea Hirata. ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia, 6(2), 123–140. https://doi.org/10.29240/estetik.v6i2.8348
Chairuna, S., & Albina, M. (2024). Peran Nilai Anti-Kekerasan dalam Membentuk Karakter Peserta Didik dalam Pendidikan Islam. Khazanah: Journal of Islamic Studies, 3(4):1-9.
Darisma, N.S., Midhio,W., Prasetyo, T.B. (2018). Aktualisasi Nilai-Nilai Tradisi Nyadran sebagai Kearifan Lokal dalam Membangun Budaya Damai di Giyanti, Wonosobo. Jurnal Prodi Damai Dan Resolusi Konflik, 4, 21-44.
Darmawan, I. P. A. (2019). Pendidikan Perdamaian Dengan 12 Nilai Dasar Perdamaian. BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 2(1), 55-71.
Ernawati, E. S., & Abdillah, F. Menginterpretasikan Nilai-Nilai Perdamaian: Wawasan dari Pengalaman Peserta dalam Kelas Literasi Damai.Eduscience: Jurnal Ilmu Pendidikan. 8(2): 26-37.
Feriyanto, F. (2018). Nilai-Nilai Perdamaian Pada Masyarakat Multikultural. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 1(1), 20-28.
Gusnetti, S., & Isnanda, R. (2015). Struktur dan Nilai-Nilai Pendidikan dalam Cerita Rakyat Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia V1. i2, 183, 192.
Handoko, S. T. (2019). Kearifan lokal sebagai Modal Sosial dalam Mengembangkan Perdamaian di Papua. MASA: Journal of History, 1(2).
Habiby, W. N. (2024). Implementasi Nilai Nilai Dasar Perdamaian dalam Upaya Pencegahan Bullying di Sekolah Ramah Anak Implementation Of Basic Values In Efforts To Prevent Bullying In Child-Friendly Elementary Schools. Anterior Jurnal, 23 (2): 123-133.
Istianah, A., Darmawan, C., Sundawa, D., & Fitriasari, S. (2024). Peran Pendidikan Kebinekaan dalam Pendidikan Kewarganegaraan untuk Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Damai. Jurnal moral kemasyarakatan, 9(1), 15-29.
Julianti, U., & Bintang Wijaya AS Darma. (2025). Konflik Sosial dalam Novel Re: dan Perempuan Karya Maman Suherman. ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia, 8(1), 150–169. https://doi.org/10.29240/estetik.v8i1.12562
Kurniawan, R., & Yulistyo, D. (2018). Analisis Penggunaan Cerita Rakyat Bengkulu dalam pembelajaran Retorika/Komunikasi Massa. ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia, 1(1), 85–100. https://doi.org/10.29240/estetik.v1i1.513
Lincoln, E., & Amalee, I. 2010. Modul Peace Generation: 12 Nilai Dasar Kedamaian. Bandung: Pelangi.
Mangera, E., Baan, A., Simega, B., Dewi, R., Milka, M., Tanduk, R., Mangera, M. (2024). Mengenal Kehidupan Masyarakat Melalui Cerita Rakyat Toraja. ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia, 7(2), 177–188. https://doi.org/10.29240/estetik.v7i2.11227
Ngaini, U. N., & Salim, A. (2023). Implementasi Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Perdamaian di Pondok Pesantren Sananul Huda Selorejo Blitar. JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam), 2(2), 66-99.
Octaviani, D., & Khaerunnisa, K. (2021). Nilai Moral dalam Cerpen Kaki Palsu Maya Karya Nurul Husniyah dan Implementasi pada Pembelajaran Sastra di Sekolah Dasar. ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia, 4(2), 221–230. https://doi.org/10.29240/estetik.v4i2.3169
Pramono, E., Lamirin, L., Ismoyo, T., Susanto, S., & Sutawan, K. (2022). Upaya Penguatan Karakter Melalui Pendidikan Nilai-Nilai Kemanusiaan Pada Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Buddha Dan Isu Sosial Kontemporer (JPBISK), 4(1), 9-20.
Sa’diyah, Halimatus, and Sri Nurhayati. 2019. “Pendidikan Perdamaian Perspektif Gus Dur : Kajian Filosofis Pemikiran Pendidikan Gus Dur”. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam 14 (2), 175-88. https://doi.org/10.19105/tjpi.v14i2.2759.
Siswadi, G. A., & Putri, K. (2024). Pendidikan Perdamaian Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Fondasi Pendidikan untuk Kemanusiaan di Tengah Keberagaman. Vidya Samhita: Jurnal Penelitian Agama, 10(1), 63-72.
Suud, F. M. Pendidikan Kedamaian di Era Digital. FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam: 7(1), 694-716.
Umar, M. (2017). Internalisasi Nilai Kedamaian Melalui Pendidikan Kedamaian sebagai Penguatan Pembangunan Karakter Pada Masyarakat Heterogen. Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai Dan Pembangunan Karakter, 1(1), 77-98.
Wahyuni, S., Hamsiah, A., & Asdar, A. (2022). Penerapan Nilai Budaya Lokal dalam Cerita Rakyat Bugis-Makassar sebagai Upaya Pembentukan Karakter Siswa di Kelas IV SDN Mamajang I Kota Makassar. Bosowa Journal of Education, 3(1), 28-31.
Zuhdi, M. H. (2018). Kearifan Lokal Suku Sasak sebagai Model Pengelolaan Konflik di Masyarakat Lombok. MABASAN , 12(1), 64-85. https://doi.org/10.62107/mab.v12i1.34
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Rudyman, Yuni Pratiwi, Wahyudi Siswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




