Kompetensi Sosial Kepala Madrasah Dan Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam

Jasman Jasman

Abstract


Karakteristik guru yang memiliki kompetensi sosial adalah berkomunikasi secara santun dan bergaul secara efektif. Kompetensi sosial mengharuskan guru memiliki kemampuan komunikasi dengan siswa.
Ditinjau dari jenis datanya pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun jenis pendekatan penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian deskriptif yaitu penelitian yang berusaha untuk menuturkan pemecahan masalah yang ada sekarang berdasarkan data-data.
Adapun Manajemen Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kompetensi Sosial Guru, yaitu dengan mendengarkan ide / saran dari para guru, Sosialisasi, mengemukakan keinginan dan menjelaskan keinginan, memberikan masukan dan berusaha memecahkan masalah guru, Membagi tugas secara bersama (tidak monopoli), memberikan teladan, bertindak sesuai dengan kemampuan guru, memberikan perhatian yang lebih terhadap yang rajin, dan Mengikuti pelatihan berkaitan dengan kompetensi sosial guru.
Secara keseluruhan dan umum kinerja guru yang menjadi kendala adalah cara mengajar guru kurang disukai/bahkan tidak disukai, bimbingan dan penyuluhan dari guru kurang maksimal, penguasaan guru akan ilmu yang harus disampaikan kurang, cara penyampaian materi yang monoton dan kurang variatif, kurangnya pemahaman guru tentang psikologi anak, perhatian guru tentang latar belakang dan kebutuhan anak kurang, kurang adanya konsep perencanaan yang baik dalam penyusunan program-program untuk memajukan lembaga yang ditanganinya, kepribadian guru yang kurang matang, dan minimnya kreatifitas dan inovasi untuk mengatasi berbagai hambatan yang terjadi dalam lembaga.

Full Text:

PDF

References


Ahmadi, Abu. Sosiologi Pendidikan, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2004.

Ali, Muhammad. Guru dalam Proses Belajar Mengajar, Bandung: Sinar Baru al-Gensindo, 2008.

Alma, Buchari. Guru Professional (Menguasai Metode dan Terampil Mengajar), Bandung, Alfabeta, 2009.

Arifin, M. Kapita Selekta Pendidikan (Islam dan Umum), cet. III., Bandung: Bumi Aksara, 1995.

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta, 2002.

Bachrie, Namira Suade, Hubungan Jenis Sekolah dalam Kesadaran Sosial, Jurnal FPSI UI, 2009.

Burhan. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Rahagrafindo Persada, 2003.

Burhanuddin, Analisis Administrasi Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan, cet. I., Jakarta: Bumi Aksara, 1994.

Chang, William. Pengantar Teologi Moral, Jakarta: 2001.

Colby, Jeanette and Miske Witt, Defining Quality in Education, Working paper of Education Section, program division, UNICEF, New York 2000.

Damser, Pengantar Sosiologi Pendidikan, Jakarta : Kencana, 2008.

Dokumen MTs Nurul Kamal Sambirejo 2006.

Fattah, Nanang. Konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Dewan Sekolah, cet. I.,(Bandung: Pustaka Bani Quraisy, 2004.

Hariandja, Marihot T. E, Manajemen Sumber Daya Manusia, PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta 2005.

Harvey, James. the school principal as leader: guiding schools to better teaching and learning, the Wallace Foundation, 2013.

http://www.kompasiana.com/mustaqim.ode/menghalau-premanisme-dengan-menumbuhkan-kesadaran-sosial_5528ea62f17e61c31d8b4592

http://mahdiannur.blogspot.com./2009/03/kopetensi-sosial-kemampuan beradaptasi. html. di akses 9 Agustus 2016

Imam Muslim, Shahih Muslim.

Ishomuddin, Pendidikan Karakter, Jakarta: 1996.

Mangkunegara, Anwar Prabu. Manajemen Sumber Daya Manusia, PT Remaja Rosda Karya, Bandung, 2002.

Mulyasa, Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah, Jakarta:Penerbit Bumi Aksara, 2011.

Moleong. Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2007.

Musaheri, ke-PGRI-an, Jogjakarta, DIVA Press, 2009.

Nauli, Lidia. Kesadaran Sosial Membentuk Solidaritas Sosial, Jurnal. Undip. 2015.

Nawawi, Hadari. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Bisnis Yang Kompetitif, Cetakan Ke-4, Gajah Mada Univercity Press, Yogyakarta,2005.

Nurhadi, Muljani A. Paradigma Baru Pengelolaan Pendidikan di Daerah Dalam Rangka Desentralisasi Pendidikan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002.

Padil, Moh. Sosiologi Pendidikan, Yogyakarta: UIN-Maliki Press, 2007.

Purwanto, M. Ngalim. Administrasi dan Supervisi Pendidikan, cet. V., Bandung: Remaja Rosda Karya, 1992.

Rivai, Veithzal. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan, Jakarta: Muria Kencana, 2004.

Rosyada, Dede. Paradigma Pendidikan Demokratis, Sebuah Model pelibatan Masyarakat dalam Pendidikan, Jakarta: Prenada Media, 2013.

___________, Creative Thinking, Kolom Rector UIN Syarif Hidayatullah, jakarta, Edisi 3 Mei 2015.

Sarwoto, Dasar-Dasar Organisasi dan Manajemen, Ghalia, Jakarta Indonesia, 2000.

Slavin, Robert E. Cooperative Learning; Teori Riset dan Praktik, penerjemah: Nurulita. Bandung: Nusa Media, 2008.

Sugiyono. Metode Penelitian Administrasi. Bandung : Alfabeta, 2007.

Sudijono, Anas. Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Raja Grafindo, 1996.

Saydam, Gouzali. Manajemen Sumber Daya Manusia (Human Resource) Suatu Pendekatan Mikro, Djanbatan, Jakarta, 2000.

Tilaar, Ace Suryadi. Analisis Kebijakan Pendidikan, Suatu Pengantar, Banduung: Remaja Rosdakarya, 1993.

Tim Penyusun KBBI, 1988 : 765

Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah, Jakarta:Penerbit PT RajaGrafindo, 1995.

Wegner, Social Awareness, Jurnal Sheldon. 1982.




DOI: http://dx.doi.org/10.29240/bjpi.v2i2.307

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jasman Jasman

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED BY:

CrossrefMorarefGoogle ScholarDimensionsPKP Index



free web stats Belajea's Visitors
Creative Commons LicenseThis work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.