Resiliensi Wong Cilik Menghadapi Prekaritas Hidup dalam Sinema Ketoprak Dhagelan
DOI:
https://doi.org/10.29240/estetik.v9i2.16931Keywords:
resiliensi, cilik, prekaritas, semiotika, sinema ketoprakAbstract
Kegagalan banyak orang dalam menemukan titik tumpu di tengah tekanan mengindikasikan tidak cukupnya sekadar kemampuan bertahan hidup. Dalam konteks ini, sinema ketoprak hadir tidak semata sebagai media hiburan, melainkan menyediakan gambaran alternatif dalam merespons problematika hidup secara reflektif. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap resiliensi wong cilik menghadapi prekaritas hidup yang ditunjukkan dalam sinema ketoprak Dhagelan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat. Penelitian ini menggunakan analisis Charles William Morris yang mengkaji tanda melalui sintaksis, semantik, dan pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sintaksis, tokoh Darmo menampilkan kontras ironis antara kemampuannya di panggung dengan kehancuran hidupnya, sehingga resiliensi yang diperlihatkan justru tidak menyelesaikan masalah, melainkan memperkuat penderitaan. Secara semantik, tawa yang dia keluarkan bukan menunjukkan kebahagiaan, melainkan cerminan pahit dari kesedihan yang dia rasakan, sehingga resiliensi hanyalah sebuah ilusi yang tidak dia sadari. Secara pragmatik, meskipun aksi lucu Darmo bertujuan menghibur penonton, kenyataannya justru membuatnya terjebak dalam kepalsuan. Dengan demikinan, sinema ketoprak ini mengkritik pandangan bahwa resiliensi selalu positif, karena dalam sinema ketoprak ini, ketahanan hidup justru menjadi penipuan diri yang menghalangi keluar dari kondisi prekaritas.
Downloads
References
Adventinawati, M. K. (2024). Pencegahan Kesehatan Mental dalam Upaya Mengurangi Stigma Kesehatan Mental di Masyarakat. Hukum Inovatif : Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora, 2(1), 110–116. https://doi.org/10.62383/humif.v2i1.1010
Agustina Assem, A. (2025). Representasi Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Critical Eleven Karya Ika Natassa: Kajian Psikologi Sastra Konflik Batin Tokoh Utama Novel Critical Eleven karya IkaNatassa: Sebuah Studi Psikologi Sastra. Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.
Agustini, D. (2022). Komunikasi Efektif dan Keteladanan sebagai Alat Pendidikan untuk Pewarisan Budaya Jawa “Tepa Slira” dan “Empan Papan” pada Anak. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 6(2), 351–364. https://online-journal.unja.ac.id/index.php/titian
Amin, R., & Sari, A. F. (2024). Analisis Semiotika Pesan Moral dalam Film Siksa Neraka. In AT-TABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam (Vol. 11, Issue 2, p. 243). Institut Agama Islam Negeri Curup. https://doi.org/10.21043/at-tabsyir.v11i2.28895
Anhar, A., Widharyanto, B., & Kastuhandani, F. C. (2025). Perjuangan Perempuan terhadap Diskriminasi dalam Novel Gadis Kretek Karya Ratih Kumala. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(2), 1397–1413. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i2.5473
Aziz, R., & Mangestuti, R. (2021). Membangun Keluarga Harmonis Melalui Cinta dan Spiritualitas pada Pasangan Suami-Istri di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 14(2), 129–139.
Cahyanti, A. D., & Purnomo, S. H. (2023). Biseksual dalam Kehidupan Keluarga Priayi Jawa: Analisis Semiotika Sinema Kethoprak “Selingkuhan Candhik Ayu.” Jurnal Ilmiah Fonema, 6(2), 158–177. https://doi.org/10.25139/fn.v6i2.6637
Dhamayanti, W. A. shinta. (2024). Analisis Visual Ilustrasi Sampul Buku. Seni Rupa Murni, 5(2), 23–26. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/sakala/article/view/62077
Edhi, N. A., & Parnaningroem, R. D. W. (2020). Gaya Bahasa Satire dalam Film Er Ist Wieder Da Karya David Wnendt. Identitaet, 9(3), 48–56. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/identitaet/article/view/37064
Falentina, A. S., & Purnomo, S. H. (2024). Perlawanan terhadap Belenggu Patriarki pada Ketoprak Gaul Lakon Kalinyamat. Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 5(3), 208–217.
Faridah, F., K, S., Mansur, A. Y., & Al Anshori, M. Z. (2025). Resiliensi: Menjaga Ketahanan Mental dalam Menghadapi Tantangan Hidup. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim Dan Bimbingan Rohani, 11(01), 13–33. https://doi.org/10.47435/mimbar.v11i01.3636
Fau, I. N. B. (2024). Psikologi Ketahanan Membangun Daya Tahan Psikologis. Circle Archive2, 1(4), 1–12. https://journal.yayasanhaiahnusratulislam.or.id/index.php/ekshis/article/download/274/191%0Ahttps://circle-archive.com/index.php/carc/article/download/136/134
Gramigna, R. (2022). Charles W. Morris on Truth. Towards A Semiotically Oriented Epistemology. Estudos Semioticos, 18(2). https://doi.org/https://doi.org/10.11606/issn.1980-4016.esse.2022.194348
Hartanto, A., Kasturiratna, K. T. A. S., & Soh, X. C. (2022). Cultivating Positivity to Achieve a Resilient Society: A Critical Narrative Review from Psychological Perspectives. In Knowledge (Vol. 2, Issue 3, pp. 443–451). https://doi.org/10.3390/knowledge2030026
Hartono, R., Nalan, A. S., & Heriyawati, Y. (2022). Narasi Ketimpangan Sosial dalam Pertunjukan Topeng Banjet Abah Pendul Lakon Cerita Gordon Muda. PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni Budaya, 6(2). https://doi.org/10.26742/pantun.v6i2.1813
Haryono, A. J. (2024). Sinema Kethoprak: Perkembangan Kesenian Kethoprak dengan Pendekatan Gaya Film. Rekam, 20(1), 73–86. https://doi.org/10.24821/rekam.v20i1.10960
Hikmah, N. (2023). Representasi Paradoks Ruang Pendidikan dalam Film Drama Psikologis Analisis Semiotika tentang Imaji Situasi Perguruan Tinggi dalam Film Penyalin Cahaya (2021). Universitas Islam Indonesia.
Izza, N. A. (2022). Penggambaran Sosok-Sosok Ideal Masa Jawa Kuno: Tinjauan Relief Gua Selomangleng Tulungagung. Paradigma: Jurnal Kajian Budaya, 12(1). https://doi.org/10.17510/paradigma.v12i1.550
Janah, F. A., Alifia, N. H., & Lusiani, S. (2023). Dramaturgi: Sebuah Pertunjukkan Panggung Depan Kehidupan Sosial Para Pelaku Awe-Awe Jalur Gumitir, Kabupaten Jember. Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(4), 230–243. https://doi.org/10.59581/jipsoshum-widyakarya.v1i4.1730
Jia, H. (2019). Foundations of the Theory of Signs (1938). A Critique, 15(1), 1–14. https://doi.org/doi:10.1515/css-2019-0001
Kadir, Z. K. (2024). Psychoanalytic and Crime: Is Freud’s Theory Still Applicable in Criminological Research? Media Keadilan: Jurnal Ilmu Hukum, 15(2), 95. https://doi.org/10.31764/jmk.v15i2.27081
Kepakisan, N. K. A. C., & Aji, G. F. S. (2023). Strukturasi Kekuasaan dan Kekerasan Simbolik dalam Novel Anak Semua Bangsa Karya Pramoedya Ananta Toer Perspektif Pierre Bourdieu. Jurnal Ilmiah Bina Bahasa, 16(1), 11–21. https://doi.org/10.33557/binabahasa.v16i1.1993
Li, C.-J., Deng, H., Li, F., & Fan, L. (2026). I won’t let you down! Transformational leadership, anticipated guilt of failure, and follower extra work effort. Journal of Occupational and Organizational Psychology, 99(1), e70089. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/joop.70089
Misbahuddin, M., & Sholihah, A. M. (2018). Pakaian sebagai Penanda: Kontruksi Identitas Budaya dan Gaya Hidup Masyarakat Jawa (2000-2016). Jurnal Studi Agama, 6(2).
Morris, C. W. (2014). Writings on the General Theory of Signs. Mouton Publishers. https://www.google.co.id/books/edition/Writings_on_the_General_Theory_of_Signs/3lW1BwAAQBAJ?hl=en&gbpv=1&pg=PA19&printsec=frontcover
Nashori, F., & Saputro, I. (2021). Psikologi Resiliensi.
Nazarudin, M. D. (2025). Resiliensi Mental dalam Film “Kembang Api”: Kajian Strukturasi. Bapala, 12(2), 205–218.
Noth, W. (1990). Handbook of Semiotics. Indiana University Press. https://books.google.co.id/books?id=rHA4KQcPeNgC
Novianto, W. (2019). Ramaturgi Teater Realisme Siasat Dramatik dan Artistik Mencipta Ilusi Realitas. Acintya: Jurnal Penelitian Seni Budaya, 10(2), 191–202. https://doi.org/10.33153/acy.v10i2.2282
Nurfiana, E. (2021). Hegemoni Kekuasaan Melalui Motif Agama dan Sikap Nasionalisme: Analisis Semiotika Roland Barthes terhadap Film Sang Kyai. Jurnal Dakwah, 22(1), 78–104. https://doi.org/10.14421/jd.22.1.21.3
Nurlaila, C. D. (2023). Studi Fenomenologis tentang Resiliensi pada Karyawan PHK.
Opier, U. U. K., Anwar, M., & Utami, S. R. (2025). Performativitas Kebahasaan dan Perilaku Perempuan dalam Teks Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(3), 3279–3298. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i3.6511
Poerwadarminta, W. J. . (1939). Kamus Bausastra Jawa.
Prasetyo, E., Warto, Sudardi, B., & Pitana, T. S. (2025). Resiliensi and Mediatization Wayang Kulit in the Lakon Banjaran Cakil Performance by Ki Purbo Asmoro on YouTube. The International Conference on Culture, Language, and Literature (ICCULL). https://doi.org/10.20961/iccull.2025.1178
Pratiwi, I., & Sekar Suci Nirmala, K. (2024). Inovasi Teknik Membatik Rizky Juniyanto pada Produk Properti Seni Pertunjukan. Besaung : Jurnal Seni, Desain, dan Budaya Budaya, 9(1), 152–159. https://doi.org/10.36982/jsdb.v9i1.3793
Prayogi, I., & Oktaviani, I. N. (2020). Mengenal Metafora dan Metafora Konseptual. Sasindo Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 45–70.
Rahmawati, R. F. (2023). Analisis Semiotika Charles Morris dalam Puisi “Aku Belum Tua” Karya Hasan Aspahani. In Tabuah (Vol. 26, Issue 1, pp. 40–47). Universitas Jambi. https://repository.unja.ac.id/
Ramadana, S. W., & Rahmaniar. (2023). Penundaan Pembayaran Upah Pekerja. Jurnal HEI EMA, 2(2), 80–87.
Ramadhan, W., Dedi, D., Arieya, M. D., Sembiring, Y. F., & Alfathoni, M. A. M. (2025). Penciptaan Film Angka untuk Mempresentasikan Aspek Psikologis Tokoh Utama. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(2), 263–275. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i2.487
Ramadhani, A., & Nur, H. (2025). Peran Resiliensi dalam Pengembangan Diri Remaja: Studi Literatur. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(9), 122–133. https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/Socius/article/view/1311
Reistanti, A. P. (2022). Bahasa Satire dalam Akun Instagram @Quotes_Nurhadialdo_. Jurnal Ilmiah Pedagogy, 21(1), 30–42.
Sari, N. I. P., Junita, A., & Ritonga, I. M. (2021). Hubungan Kepemimpinan Melayani terhadap Perilaku OCB dengan Pemberdayaan Pekerja dan Interaksi Atasan Bawahan sebagai Pemediasi serta Gender sebagai Pemoderasi. Jurnal Administrasi Bisnis, 10(1), 65–76. https://doi.org/10.14710/jab.v10i1.36131
Sasongko, M. B., & Manggala, B. A. (2024). Bentuk Penyajian dan Fungsi Kidungan Malam Midodareni di Dukuh Biru Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten. Jurnal Mebang: Kajian Budaya Musik dan Pendidikan Musik, 4(2), 69–84. https://doi.org/10.30872/mebang.v4i2.118
Setiawan, E. A., & Widjaja, H. (2023). Penyuluhan dan Pelatihan Seni Bonsai bagi Masyarakat Penggemar dan Pemula di Jakarta Utara. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(4), 1233–1240. https://doi.org/10.54082/jamsi.797
Sibarani, B. F. M., Hasnida, & Tuapattinaja, J. M. R. (2025). Pengaruh Gaya Humor terhadap Resiliensi pada Individu yang Berduka akibat Kematian. Jerkin.Org, 4(2), 10942–10948. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3720
Simanjuntak, H. (2026). Degradasi Pemahaman Imago Dei dan Implikasinya terhadap Fenomena Bunuh Diri di Indonesia : Sebuah Kajian Teologis. Artes Liberales: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Budaya, 56–66.
Sineprak. (2020). Sineprak “Dhagelan.” Youtube. https://youtu.be/jxks9dNz2hg?si=Y10CrNQ6C52uYePJ
Subagyo, A., & Kristian, I. (2023). Buku Metodelogi Penelitian Kualitatif (Untuk Semua Rumpun Ilmu Sosial). Aksara Global Akademia.
Sulistyorini, D. E. W. (2022). Kajian Bentuk, Fungsi dan Makna Karakter Tata Rias Punakawan Wayang Gaya Yogyakarta. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 7(2), 170–178. https://doi.org/10.51169/ideguru.v7i2.343
Sumiyardana, K. (2024). Narasi Rakyat Jelata dalam Epos Kanjeng Kiai Serat Bratayuda. Tambo: Journal of Manuscript and Oral Tradition, 02, 40–50.
Syadiyah, R. K., Astuti, R. H. Y., & Aprilliani, F. (2021). Psikologi Positif Melalui Humor dalam Menumbuhkan Kesehatan Mental. Nosipakabelo: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 2(02), 67–78. https://doi.org/10.24239/nosipakabelo.v2i02.840
Syukur, M. (2025). Setelah Aku Hancur: Psikologi Kehancuran Emosional dan Seni Menyembuhkan Diri. CV Jejak (Jejak Publisher).
Ungar, M. (2019). Designing Resilience Research: Using Multiple Methods to Investigate Risk Exposure, Promotive and Protective Processes, and Contextually Relevant Outcomes for Children and Youth. Child Abuse and Neglect, 96, 104098. https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2019.104098
Uswah, & Sahara, A. (2026). Analisis Resiliensi Sartika : Negoisasi Peran Gender dan Strategi Bertahan Hidup dalam Film “Pangku.” Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 3(1), 246–255. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jmia.v3i1.7752
Utami, & Tanti, C. (2017). Self-Efficacy dan Resiliensi: Sebuah Tinjauan Meta-Analisis. Buletin Psikologi, 25(1), 54–65. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.18419
Wardhani, M. N. (2024). Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja, Perubahan Lingkungan dan Budaya Kerja. In Kementrian Kesehatan RI (p. 1).
Wicaksana, S. A. (2025). “Petruk, Kekuasaan, dan Kebohongan : Sebuah Cermin Psikologis Bagi Para Pemimpin.” 1–24.
World Health Organization. (2022). World Mental Health Report: Transforming Mental Health for All. https://www.who.int/publications/i/item/9789240049338
Yuliana, S. R., Mahmudah, & Saguni, S. S. (2018). Klasifikasi Emosi Tokoh dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari Kajian Psikologi Sastra David Krech. Jurnal Eprints Repository Universitas Negeri Makassar, 1–16.
Yulianeta, & Tami, R. (2021). Social Satire on Higher Education: A Comparative Structural Semiotic Study of The Movies Alangkah Lucunya Negeri Ini and Parasite. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 11(1), 245–253. https://doi.org/10.17509/ijal.v11i1.34613
Yuwono, A., Zustiyantoro, D., Widodo, Widagdo, S., & Rokhim, M. N. (2025). The Resilience of Traditional Communities in The Modern Era: A Case Study of Kentrung Art in Java, Indonesia. Cogent Arts and Humanities, 12(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2025.2469464
Zulfika, I. (2020). Analisis Bentuk Ekspresi Emosional Tokoh dalam Novel Takhta Nirwana Karya Tasaro. Jurnal Konsepsi, 8(4), 142–149. https://p3i.my.id/index.php/konsepsi
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Emillia, Sucipto Hadi Purnomo, Sungging Widagdo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





