Kebebasan Pers dan Keselamatan Jurnalis di Sumatera Selatan pada Pemilu Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.29240/jdk.v10i2.14502Keywords:
Press Freedom, Safety, Journalists in South Sumatra, 2024 General ElectionAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebebasan pers dan keselamatan jurnalis di Sumatera Selatan selama pelaksanaan Pemilu 2024. Fokus penelitian ini adalah pada analisis kebebasan pers, keselamatan jurnalis, regulasi dan perlindungan hukum, serta dampaknya terhadap kualitas demokrasi di Sumatera Selatan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebebasan pers di Sumatera Selatan selama Pemilu 2024 masih menghadapi tantangan, termasuk tekanan dan intimidasi terhadap jurnalis. Selain itu, keselamatan jurnalis juga menjadi perhatian serius dengan adanya kasus-kasus kekerasan dan ancaman. Penelitian ini juga menemukan bahwa regulasi dan perlindungan hukum yang ada belum sepenuhnya efektif dalam menjamin kebebasan pers dan keselamatan jurnalis. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya meningkatkan kesadaran dan perlindungan terhadap kebebasan pers dan keselamatan jurnalis untuk memperkuat demokrasi di Sumatera Selatan.
Downloads
References
Awaludin, A., & Rista. (2022). Penerapan Prinsip-Prinsip Jurnalisme pada Media Online Kotasubang.com. OMNICOM: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(1),
Breen, M., & Gillanders, R. (2020). Press freedom and corruption perceptions: Is there a reputational premium? Politics and Governance, 8(2), 103–115. https://doi.org/10.17645/pag.v8i2.2697
Cherwitz, R. A., & Hikins, J. W. (1979). John Stuart Mill’s on liberty: Implications for the epistemology of the new rhetoric. Quarterly Journal of Speech, 65(1), 12–24. https://doi.org/10.1080/00335637909383455
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design : Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches + a crash course in statistics. In Research Defign: Qualitative, Quantitative, and Mixed M ethods Approaches (p. 304).
Cummins Gauthier, C. (1999). Right to Know, Press Freedom, Public Discourse. Journal of Mass Media Ethics, 14(4), 197–212. https://doi.org/10.1207/S15327728JMME1404_1
Curran, J. (2023). Rethinking media and democracy. In The political communication reader (pp. 27–31). Routledge.
Damayanti, N. E., David, C., Anggae, E. M. R., Aisyah, N., Yunita, G., Juniarko, O., & Dahlia, P. (2024). Kelayakan Bisnis Percetakan Syailendra Kota Palangkaraya Ditinjau Dari Aspek Pemasaran.
Djumadin, Z. (2023). DYNAMICS OF DEMOCRACY: CHALLENGES AND OPPORTUNITIES IN THE DIGITAL ERA. Jurnal Ekonomi, 12(04), 1669–1674.
Efendi, A. (2020). Perkembangan Pers di Indonesia. Alprin.
Ekaristi, H. Y., Sanjaya, R., & Bintang, A. (2022). ANALISIS ISI BERITA KASUS KEKERASAN TERHADAP JURNALIS PADA PORTAL BERITA ONLINE TEMPO.CO DAN TIRTO.ID PERIODE 2019-2020. Jurnal Komunikasi Dan Media, 3(1), 56–70. https://doi.org/10.24167/jkm.v3i1.5489
Elsebeth Frey, Farid A.F., C. N. and J. A. (2021). What is Press Freedom? Study on journalism students’ perception of press freedom. International Journal of Cyber Society and Education, 10(1), 59–68. https://doi.org/10.7903/ijcse.1520
Fadillah, D., & Zhenglin, L. (2020). Media power in Indonesia; oligarch, citizens and the digital revolutions. Asian Journal of Communication, 30(5). https://doi.org/10.1080/01292986.2020.1808690
Fajriansyah, A. (2024). Piagam Palembang Perlu Ditinjau Ulang untuk Menjamin Kemerdekaan Pers. https://www.kompas.id/baca/nusantara/2024/05/03/piagam-palembang-perlu-ditinjau-ulang-untuk-menjamin-kemerdekaan-
pers?utm_source=link&utm_medium=shared&utm_campaign=tpd_-_website_traffic
Gorokhovskaia, Y., Shahbaz, A., & Slipowitz, A. (2023). The Freedom House survey for 2022: A turning point for global freedom? Journal of Democracy, 34(2),
Grøndahl Larsen, A., Fadnes, I., & Krøvel, R. (2021). Journalist safety and self-censorship. Taylor & Francis.
Harrison, J., & Pukallus, S. (2021). The politics of impunity: A study of journalists’ experiential accounts of impunity in Bulgaria, Democratic Republic of Congo, India, Mexico and Pakistan. Journalism, 22(2),
Hutomo, M. S. (2020). Pengantar Teori Pers Tanggung Jawab Sosial. Jurnal Ilmiah Indonesia.
Imron, I., Sariyatun, S., & Yuniyanto, T. (2016). PEMBREDELAN PERS PADA MASA PEMERINTAHAN ORDE BARU DAN RELEVANSINYA BAGI MATA KULIAH SEJARAH INDONESIA. Candi, 13(1).
Isabella, I., & Ferdiansyah, F. (2022). Analisis Indeks Kemerdekaan Pers di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2021. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 7(1). https://doi.org/10.36982/jpg.v7i1.1995
Islamiyana, R., Valentina, T. R., & Wati, I. (2023). Dinamika Otonomi Daerah dan Demokrasi Lokal di Provinsi Sumatera Selatan. Transparansi: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 6(1).
Jamil, S. (2020). Suffering in silence: The resilience of Pakistan’s female journalists to combat sexual harassment, threats and discrimination. Journalism Practice, 14(2).
Jaya, I. M. L. M. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif: Teori, Penerapan, dan Riset Nyata. Anak Hebat Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=yz8KEAAAQBAJ
Kenny, P. D. (2020). “The enemy of the people”: Populists and press freedom. Political Research Quarterly, 73(2).
Kovach, B., & Rosenstiel, T. (2021). The elements of journalism, revised and updated 4th edition: What newspeople should know and the public should expect. Crown.
Kurnia Yunita Rahayu. (2023, April 19). Kasus Bima dan Dinamika Kebebasan Berpendapat di Media Sosial. Kompas.
Kusumaningrum, R. D., Mumaddadah, M., & Arafat, Y. (2023). Perlindungan Hukum Bagi Wartawan Dari Tindak Penganiayaan Pada Saat Menjalankan Tugas Jurnalistik. PROSIDING SEMINAR NASIONAL HUKUM DAN PEMBANGUNAN YANG BERKELANJUTAN.
Mahdi, A. (2014). Kebebasan pers dan hak publik. Jurnal Dakwah.
Mohamad, T. A. P. (2024). Evaluasi Perlindungan Hukum bagi Jurnalis: Tinjauan Kritis terhadap Pelaksanaan Undang-Undang Pers. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM.
Mutiawati, M. (2020). Prinsip-Prinsip Jurnalistik [Bercirikan] Islam. An Nadwah, 25(2). https://doi.org/10.37064/nadwah.v25i2.7494
Netralitasnews, R. (2023, November 11). Ketua DPW IWO I Empat Lawang minta Polres Lebih Profesional didalam Menangani Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis. NETRALITASNews.Com. https://www.netralitasnews.com/ketua-dpd-iwo-i-empat-lawang-minta-polres-lebih-professional-didalam-menangani-kasus-kekerasan-terhadap-jurnalis/
Nugroho, B. (2013). Pers Berkualitas, Masyarakat Cerdas (Cetakan pe). Sekretariat Dewan Pers. https://dewanpers.or.id/assets/ebook/buku/822-Buku Pers berkualitas masyarakat Cerdas_final.pdf
Nurhalizah, M. E., & Yuwafik, M. H. (2020). Kebebasan pers dan kesenjangan gender di Filipina pada masa kepemimpinan Presiden Rodrigo Duterte. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak.
Prasetiyo, Y. A. (2016). Indonesian Press Law & Regulations of the Press Council PRESS COUNCIL OF INDONESIA. https://dewanpers.or.id/assets/ebook/buku/2011241422_2016-09_BUKU_Indonesian_Press_Law_%26_Regulations_of_the_Press_Council.pdf
Pratama, M. I., Rahman, A., & Bachmid, F. (2022). Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi di Media Sosial dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Qawanin Jurnal Ilmu Hukum.
Rahman, A., & Yuliandari, N. I. K. (2024). Determinan Kinerja Karyawan Omega Computer Cabang Banyuwangi. Analisa: Jurnal Manajemen Dan Akuntansi, 12(3).
Rahmi, R. (2019). Kebebasan Pers dan Demokrasi di Indonesia. Jurnal Komunikasi Dan Kebudayaan.
Ramadlan, M. F. S. (2022). Politik media, media politik: Pers, rezim, dan kemunduran demokrasi. Universitas Brawijaya Press.
Schudson, M. (2020). Journalism: why it matters. John Wiley & Sons.
Seruni, P. M. (2022). Keselamatan dan Kesehatan Kerja Wartawan di Provinsi Riau. Amnesti: Jurnal Hukum, 4(2), 120–132. https://doi.org/10.37729/amnesti.v4i2.2155
Sihombing, T. R. (2020). Kebebasan Dan Tanggung Jawab Pers Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Lex Et Societatis.
Sinaga, R. C. A., Londa, N. S., & Kalangi, J. S. (2020). PERSEPSI MAHASISWA TENTANG KEBEBASAN PERS DI INDONESIA. ACTA DIURNA KOMUNIKASI.
Sumatera News. (2023, November 26). Alami Kekerasan Pers, Wartawan Online di Muara Enim Datangi Polsek Gelumbang. Sumateranews.Co.Id. https://sumateranews.co.id/alami-kekerasan-pers-wartawan-online-di-muara-enim-datangi-polsek-gelumbang/
Suparman, S., Asmara, G., & Zunnuraeni, Z. (2023). Tinjauan Kritis Pasal 27 & Pasal 28 UU ITE Terhadap Kebebasan Pers. Jurnal Risalah Kenotariatan.
Syafrudin, I., & Maiwan, M. (2023). Politik Indonesia Kontemporer. UNJ PRESS.
Syahnan Harahap, M. (2020). Menyoal Pelaksanaan Kemerdekaan Pers Indonesia (Vol. 11, Issue 1).
Syahrul. (2024). Pemanfaatan Media Pembelajaran Video Animasi terhadap Peningkatan Motivasi. Indonesian Research Journal on Education, 4, 2318–2325. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1497
Torsner, S. (2019). Profiling the civil diminishment of journalism: A conceptual framework for understanding the causes and manifestations of risk to journalism. University of Sheffield.
Wahyuni, I., Sari, P., Haskar, E., & Farda, N. F. (n.d.). PERAN PERS DALAM MEMPENGARUHI PEMILIH PADA PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM DI BUKITTINGGI MENJELANG TAHUN 2024 THE ROLE OF THE PRESS IN INFLUENCE VOTER IN THE ORGANIZATION OF GENERAL ELECTIONS IN BUKITTINGGI TOWARDS 2024 (Vol. 22, Issue 1). https://www.kompas.com/skola/read/2022/06/16/0
Waisbord, S. (2024). Mob censorship: Online harassment of US journalists in times of digital hate and populism. In Journalism and Safety (pp. 30–46). Routledge.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Widad Aulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Dakwah dan Komunikasi agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).