Pertimbangan Perkara Pemeliharaan Anak di Pengadilan Agama Manado | Jamal | Al-Istinbath : Jurnal Hukum Islam

Pertimbangan Perkara Pemeliharaan Anak di Pengadilan Agama Manado

Ridwan Jamal(1*), Rosdalina Bukido(2), Y. Yasin(3)
(1) (Scopus ID: 57202445483) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado
(2) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado
(3) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado
(*) Corresponding Author
DOI : 10.29240/jhi.v6i2.2453

Abstract

This research aims to analyze the consideration of judge in giving the case decision on child custody (hadanah) as well as upholding the decision of religious court in Manado concerning accountability of child custody. This type of research is field research which is qualitative and used descriptive analysis research method. Whilist the approach used in this research is empirical law method. The result of research shows that the child custody decided by religious court in Manado is persuasive, namely through sociological considerations and considerations of benefit (maslahat), so that it will not harm the child or cause family conflict. Various problems in Manado religious court due to the lack of responsibility, cherish and education from parents to their children became the judge’s consideration in deciding the case. Therefore, the judges must be careful in making decision. In addition, in resolving the issue of hadhanah, not only formal rules must be mentioned, but also legal values, social principles, religious principles, the environment that will be given to parents concerning hadhanah and some other aspects must be considered, especially about the future of their children.

Keywords


Judirice considerate; decision; child custody; hadhanah

References


Abdurrahman. Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia. Jakarta: Akademika Pressindo, 2001.

Al-Habsyi, Bagir Muhammad. Fikih Praktis Menurut Alquran, Sunnah Dan Pendapat Para Ulama. Bandung: Mizan, 2002.

Ali, Zainuddin. Hukum Perdata Islam Di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2007.

Al-Jauziyah, Qayyim Ibnu. Hukum Acara Peradilan Islam. Jakarta: Pustaka Pelajar, 2006.

Amiruddin, and Zainal Asikin. Pengantar Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006.

Arifin, Bustanul. Pelembagaan Hukum Islam Di Indonesia. Jakarta: Gema Insani Press, 1996.

Arifin, Zainal. “Pelaksanaan Eksekusi Hadhonah Bagi Pasangan Yang Bercerai Di Pengadilan Agama Curup Tahun 2016.” Al Istinbath : Jurnal Hukum Islam 3, no. 1 (2018): 23–44.

Bukido, R., I. Irwansyah, J. N. Irawan, and M. M. Makka. “Settlement Of Marital Disputes Efficacy Through Mediation In The Manado Religious Court.” Jurnal IUS Kajian Hukum Dan Keadilan 7, no. 3 (2019): 374–83.

Bunyamin, Abun. Hadhanah Dan Problematikanya (Suatu Analisis Terhadap Pemegang Hadhanah Dalam Kaitannya Dengan Kepentingan Anak). Jakarta: Tomasu, 1999.

Cholifah, Nur, and Bambang Ali Kusumo. “Hak Nafkah Anak Akibat Perceraian.” Wacaana Hukum 9, no. 2 (2011): 52–65.

Darmawati, Darmawati. “Perceraian Dalam Perspektif Sosiologi.” Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman 11, no. 1 (2017): 64–78.

Hambali, M. “Pertimbangan Hakim Dalam Putusan.” Turatsuna 22, no. 1 (2019): 34–45.

Hamdani, H. S. A. AL. Risalah Nikah Hukum Perkawinan Islam. Jakarta: Pustaka Amani, 2002.

Harahap, Rahmi Fadhilah. “Analisis Yuridis Terhadap Pembatalan Hak Asuh Anak Oleh Pengadilan Agama (Studi Putusan Pengadilan Agama No. 5/pdt. g/2006/pa. Mdn).” Premise Law Journal 3 (2006): 1–17.

“Hasil Wawancara Dengan Anis Ismail, Hakim Pengadilan Agama Manado,” 2019.

“Hasil Wawancara Dengan Mufti Ahmad Baihaqi, Ketua Hakim Pengadilan Agama Manado,” 2019.

“Hasil Wawancara Dengan Muhammad Adam, Hakim Pengadilan Agama Manado,” 2019.

“Hasil Wawancara Dengan Muhtar Tayib, Hakim Pengadilan Agama Manado,” 2019.

“Hasil Wawancara Dengan Musyrifah Abasi, Hakim Pengadilan Agama Manado,” 2019.

“Hasil Wawancara Dengan Satrio AM Karim, Hakim Pengadilan Agama Manado,” 2019.

Hidayati, Lili. “Fenomena Tingginya Angka Perceraian Di Indonesia Antara Pandemi Dan Solusi.” Khuluqiyya 3, no. 1 (2021): 71–87.

Hifni, Mohammad. “Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Suami Isteri Dalam Perspektif Hukum Islam.” Bil Dalil, Jurnal Hukum Keluarga Islam 1, no. 2 (2016): 49–80.

Iqbal, Mohammad. “Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Di Pengadilan Agama Sungguminasa Gowa (Tinjauan Yuridis Empiris Tentang Perlidungan Anak).” Universitas Muhammadiyah Makassar, 2019.

Khair, Umul. “Pelaksanaan Hak Asuh Anak Setelah Terjadinya Perceraian *.” JCH (Jurnal Cendikia Hukum) 5, no. 2 (2020): 291–306. doi:10.3376/jch.v5i2.231.

Manado, PA. Putusan PA Nomor 158/Pdt.G/2021/PA.Mdo. Indonesia, issued 2021.

———. Putusan PA Nomor 75/Pdt.G/2020/PA.Mdo. Indonesia, issued 2020.

Manan, Abdul. Aneka Masalah Hukum Perdata Di Indonesia. Jakarta: Kencana, 2008.

———. Penerapan Hukum Acara Perdata Di Lingkungan Pengadilan Agama. Jakarta: Kencana, 2005.

Maswandi. “Hak Asuh Anak Yang Belum Dewasa Setelah Perceraian.” JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Sosial Politik 5, no. 1 (2017): 21–30.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2017.

Nanda, Albariq Ivan. “Pertimbangan Hakim Pengadilan Agama Memutus Perkara Perceraian Disertai Hak Asuh Anak.” Dinamika, Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum 26, no. 17 (2020): 1967–80.

Nuruddin, Amiur, and Azhari Tarigan. Hukum Perdata Islam Di Indonesia (Studi Kritis Perkembangan Hukum Islam Dari Fikih, UU No. 1 Tahun 1974 Sampai KHI). Jakarta: Prenada Media, 2004.

Nurudin, H. Amiur, and Azhari Akmal Tarigan. Hukum Perdata Islam Di Indonesia Studi Kritis Perkembangan Hukum Islam Dari Fikih , UU No 1/1974 Sampai KHI. 1st ed. Jakarta: Prenada Media, 2004.

Octaviani, Fachria, and Nunung Nurwati. “Dampak Pernikahan Usia Dini Terhadap Perceraian Di Indonesia.” Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS 2, no. 2 (2020): 33–52.

Prasada, Erisa Ardika, and Andri Sapuan. “Pertimbangan Hakim Dalam Menetapkan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Di Pengadilan Agama Kayuagung.” Jurnal Hukum Uniski 6, no. 1 (2017): 34–46.

———. “Pertimbangan Hakim Dalam Menetapkan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Di Pengadilan Agama Kayuagung.” Jurnal Hukum Uniski 6, no. 1 (2017): 34–46.

Putra, Langgeng. “Penunjukan Hak Asuh Atas Anak Oleh Hakim Setelah Perceraian Di Pengadilan Agama Padang.” Universitas Gadjah Mada, 2012.

Rifa’e, Ahmad. Penemuan Hukum Oleh Hakim Perspektif Hukum Progresif. Jakarta: Sinar Grafika, 2010.

Rodliyah, Nunung. “Akibat Hukum Perceraian Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.” Keadilan Progresif 5, no. 1 (2014): 121–36.

Sanjaya, Umar Haris. “Keadilan Hukum Pada Pertimbangan Hakim Dalam Memutus Hak Asuh Anak.” Yuridika 30, no. 2 (2015).

Soeroso, R. Praktek Hukum Acara Perdata, Tata Cara, Dan Proses Persidangan. Jakarta: Sinar Grafika, 2003.

Soetami, A. Siti. Pengantar Tata Hukum Indonesia. Bandung: Refika Aditama, 2007.

Tan, Henny Tanuwidjaja. “Politik Hukum Putusan Pengadilan Agama Yang Menyimpangi Pasal 105 (a) K.H.I Tentang Hak Asuh Anak Yang Belum Mumayyiz Dalam Kasus Perceraian Marshanda vs Ben Kasyafani.” Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum 9, no. 2 (2015): 219–28.

Triratnawati, Atik. “Post-Divorce Parental Custodial Rights of Underage Children : Legak Anthropology Review.” Mimbar Hukum 28, no. 2 (2016): 301–13.

Tuwondila, Yerista Frilia. “Tinjauan Hukum Hak Orang Tua Atas Hak Asuh Anak SetelahPerceraian Dilihat Dari Undang-Undang Perlindungan Anak (Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002).” Lex et Societatis 4, no. 2 (2016): 111–17.

Wiradharma, Gede Andi, I Nyoman Putu Budiartha, and I Ketut Sukadana. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Dalam Terjadinya Perceraian.” Jurnal Preferensi Hukum 1, no. 2 (2020): 47–50.


Article Statistic

Abstract view : 158 times
PDF views : 80 times

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Ridwan Jamal, Rosdalina Bukido, Misbahul Munir Makka, Yasin Yasin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.