Kesimpulan dan Rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencarian Fakta (TGIPF) Peristiwa Stadion Kanjuruhan, Malang (Analisis Wacana Kritis)

Danang Dwi Harmoko, Prapti Wigati Purwaningrum

Abstract


Hasil investigasi dari Tim Gabungan Independen Pencarian Fakta (TGIPF) peristiwa kerusuhan di stadion Kanjuruhan selepas pertandingan antara Arema Malang berhadapan dengan Persebaya Surabaya yag menewaskan 134 orang sangat dinanti publik untuk melihat sejauh mana keseriusan Pemerintah. Penelitian ini berfokus untuk membedah dokumen kesimpulan dan rekomendasi TGIPF kepada Presiden dan masyarakat menggunakan analisis wacana kritis model Teun van Dijk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dokumen laporan TGIPF yang berisikan 9 poin kesimpulan dan rekomendasi kepada berbagai pihak terkaitmulai dari PSSI, operator liga, kepolisian, hingga kementerian kesehatan sebagai data utama. Kajian literatur dan berbagai pernyataan anggota TGIPF juga dijadikan rujukan untuk memperkuat analisis. Terdapat beberapa kesimpulan, pertama, teks ini bertujuan untuk menjawab kepercayaan Presiden sekaligus menepis keraguan publik bahwa kasus ini tidak akan ditangani dengan serius. Kedua, pemerintah melalui TGIPF ingin menjadikan peristiwa ini sebagai momentum reformasi pengelolaan persepakbolaan nasional. Ketiga, mengembalikan citra polisi di dalam negeri dan bangsa Indonesia dimata internasional.

Keywords


analisis wacana kritis teun van dijk; tragedi kajuruhan; tim gabungan independen pencarian fakta.

Full Text:

PDF

References


Aljazeera. (2022, October 5). Indonesia’s Jokowi says FIFA offered help after stadium disaster | News | Al Jazeera. Aljazeera. https://www.aljazeera.com/news/2022/10/5/indonesias-jokowi-says-fifa-offers-help-after-football-disaster

Arifin, Y. (2022, October 2). Tragedi Kanjuruhan Kini Terbesar Kedua di Sejarah Sepakbola, 131 Tewas. Detik Sport. https://sport.detik.com/sepakbola/liga-indonesia/d-6330934/tragedi-kanjuruhan-kini-terbesar-kedua-di-sejarah-sepakbola-131-tewas

Albaburrahim, Albaburrahim, and Sujinah Sujinah, ‘Analisis Wacana Kritis Pada Pemberitaan Kasus Papa Minta Saham Di Metro Tv’, Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 1.2 (2017), 1–12

Arifin, Yanu, ‘Tragedi Kanjuruhan Kini Terbesar Kedua Di Sejarah Sepakbola, 131 Tewas’, Detik Sport, 2022 [accessed 22 October 2022]

van Dijk, T.A, Discourse and Context: A Sociocognitive Approach (Cambridge University Press., 2008)

van Dijk, Teun A., ‘Critical Discourse Analysis’, Discourse & Society, 5.4 (1994), 435–36

———, ‘Principles of Critical Discourse Analysis’, Discourse & Society, 4.2 (1993), 249–83

Fairclough, N. L., and R. Wodak, ‘Critical Discourse Analysis’, in Discourse Studies: A Multidisciplinary Introduction (London: Sage, 1997), pp.

Fairclough, Norman, Language and Power (Longman, 1997)

Febrianto, Vicki, ‘Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan Mencapai 754 Orang - ANTARA News Jawa Timur’, Antara News, 13 October 2022 [accessed 21 October 2022]

Hastings, A., ‘Textual and Linguistic Analysis’, International Encyclopedia of Housing and Home, 2012, 190–95

Huckin, Thomas, Jennifer Andrus, and Jennifer Clary-Lemon, ‘Critical Discourse Analysis and Rhetoric and Composition’, College Composition and Communication, 64.1 (2012),

Humaira, H. W, ‘Analisis Wacana Kritis (AWK) Model Teun A. Van Dijk Pada Pemberitaan Surat Kabar Republika’, Literasi, 2.1 (2018),

Nuswantara, Nikodemus Goratama, ‘VISUALISASI TAGAR DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (Analisis Wacana Kritis Model Norman Fairclough)’, JURNAL DEKAVE, 12.2 (2019)

Setkab, ‘Sekretariat Kabinet Republik Indonesia | Inilah Keppres 19/2022 Tentang TGIPF Tragedi Kanjuruhan’, Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, 2022 [accessed 22 October 2022]

Widya, Arianti, ‘List of Worst Football Tragedy in World History’, Viva News, 2022 [accessed 22 October 2022]

Wodak, Ruth, ‘Critical Linguistics and Critical Discourse Analysis’, Handbook of Pragmatics, 2011, 207–10




DOI: http://dx.doi.org/10.29240/jdk.v8i1.7627

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Danang Dwi Harmoko, Prapti Wigati Purwaningrum

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED BY:

CrossrefMorarefGoogle ScholarDimensionsPKP Index



free web stats JDK's Visitors
Creative Commons LicenseThis work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.